Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Dituduh Paksa Pindah Agama, Enam Penyanyi Lagu Natal Ditangkap

SABTU, 16 DESEMBER 2017 | 10:01 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebanyak enam orang penyanyi carol atau kelompok penyanyi yang menyanyikan lagu Natal ditangkap di negara bagian Madhya Pradesh, India tengah setelah seorang pria menuduh mereka mencoba mengajak dirinya pidah agama.

Salah satu dari mereka yang ditangkap adalah seorang profesor di sebuah perguruan teologi Katolik. Kelompok penyanyi itu mengatakan bahwa mereka hanya mengunjungi desa untuk menyanyikan lagu Natal dan bukan untuk memaksa orang pindah agama.

Pria asal Madhya Pradesh yang mengajukan gugatan mengatakam kelompok tersebut, termasuk sang profesor, sebelumnya telah memintanya untuk menyembah Yesus Kristus dan telah menawarkan uang kepadanya untuk dipertobatkan.


Akibat hal itu, sebuah mobil yang digunakan oleh penyanyi carol juga dibakar, yang diduga oleh aktivis sayap kanan. Polisi juga melakukan penyelidikan atas hal itu.

Negara bagian Madhya Pradesh memang memiliki beberapa undang-undang anti-konversi yang paling ketat di India.

Di Madhya Pradesh, yang diperintah oleh Partai Nasional Bharatiya Janata Hindu, orang perlu memberi pemberitahuan terlebih dahulu kepada pihak berwenang untuk mengubah agama.

Beberapa orang Kristen mengatakan bahwa ini membuat penduduk desa terbuka terhadap pelecehan oleh kelompok sayap kanan Hindu.

Dalam beberapa tahun terakhir, negara telah melihat lonjakan tuduhan tentang pelecehan dan intimidasi terhadap kelompok minoritas agama. Demikian seperti dimuat BBC. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya