Berita

Foto/Net

Nusantara

Golkar Jabar Minta Ketum Baru Mencabut Dukungan Untuk Ridwan

SABTU, 16 DESEMBER 2017 | 06:31 WIB | LAPORAN:

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Barat (Jabar) meminta agar DPP Partai Golkar bisa mencabut dukungan kepada Ridwan Kamil sebagai kandidat calon gubernur Jabar 2018.

Sekretaris DPD Partai Golkar Jawa Barat Ade Barkah menjelaskan keputusan tersebut merupakan hasil rapat pleno yang dihadiri oleh semua unsur Partai Golkar di bumi pasundan.

Dalam rapat tersebut, muncul aspirasi agar DPP Partai Golkar untuk mengubah rekomendasi di Pilgub Jabar.


"Jadi dalam rapat pleno tadi kita putuskan untuk kembali pada hasil Rapimda Golkar. Di sana, diputuskan bahwa Kang Dedi Mulyadi adalah satu-satunya calon Gubernur yang diusung," ujar Ade di Sekretariat DPD Partai Golkar Jabar, Jalan Maskumambang, Kota Bandung, Jumat (15/12).

Lebih lanjut Ade menjelaskan alasan lain agar Golkar memilih Dedi sebagai calon kandidat yang diusung lantaran Bupati Purwakarta itu telah melewati seluruh mekanisme internal partai.

Hal ini jugalah yang membuat DPD Golkar mengutamaka Dedi sebagai kandidat dibandingkan Ridwan Kamil yang tidak mengikuti tahapan, di samping itu Ridwan juga bukan kader yang telah lama berproses di Golkar.

"Jadi sesuai dengan mekanisme partai dan hasil rapimda, kami meminta DPP Golkar mengeluarkan rekomendasi yang baru untuk Kang Dedi Mulyadi," kata Ade.

Ade optimis hasil rapat pleno DPD Golkar Jabar bisa diterima oleh DPP Partai Golkar. Untuk meyakinkan pengurus, pihaknya akan membawa hasil rapat pleno DPD Partai Golkar Jabar ke dalam Forum Rapat Pimpinan Nasional DPP Partai Golkar yang akan dilaksanakan pada 18 Desember mendatang. [nes]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Produk Impor Masuk Indonesia Wajib Sehat dan Halal

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:14

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Jemaah Haji Aceh Bisa Akses Ruang VIP Bandara

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:28

Ashari Menghilang, Belum Ditangkap Polisi

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:16

Ambulans Angkut Jenazah Hantam Truk, Dua Orang Tewas

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:00

BPJPH dan Barantin Perkuat Pengawasan Pakan Impor Berunsur Porcine

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:33

Purbaya Siapkan Insentif Mobil dan Motor Listrik

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:24

Rumah di Grogol Petamburan Dilalap Api

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:01

Penyelundupan 2,1 Kg Ganja dari Papua Nugini Digagalkan

Senin, 04 Mei 2026 | 23:35

Tiga Jam Operasional KRL Rangkasbitung Lumpuh

Senin, 04 Mei 2026 | 23:20

Selengkapnya