Berita

Foto/Net

Nusantara

BMKG: Tasikmalaya Daerah Yang Paling Merasakan Intensitas Gempa

SABTU, 16 DESEMBER 2017 | 03:43 WIB | LAPORAN:

Wilayah Tasikmalaya, Jawa Barat merupakan daerah yang mengalami guncangan gempa dengan intensitas terbesar dibandingkan daerah lainnya.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyatakan intensitas goncangan gempa yang terjadi di Tasikmalaya mencapai V-VI MMI dengan tingkatan menengah sampai kuat.

Menurut Dwi, daerah lain di Jawa Barat dan DI Yogyakarta hanya mengalami ingensitas guncangan III-IV MMI.


Di Depk dan Jakarta yang juga ikut merasakan guncangan hanya mengalami intensitas II-III MMI.

"Artinya semakin jauh dari pusat gempa semakin rendah (getarannya)," kata Dwi saat konfrensi pers di kantor BMKG, Jakarta Pusat, Sabtu (16/12).

Lebih lanjut, Dwi mengatakan setelah melakukan pengamatan di wilayah pesisir laut selatan Tasikmalaya pihaknya memastikan tidak ada potensi tsunami dari gempa yang terjadi di wilayah 11 km Barat Daya Kabupaten Tasikmalaya.

Dwi menambakan pihaknya juga tidak mendapatkan kembali gempa susulan. Status potensi terjadinya tsunami juga sudah dinyatakan berakhir pada pukul 02.26 WIB.

"Dalam pengamatan kami di lapangan, setelah dua jam terjadinya gempa, tidak terjadi perubahan air laut. Kami menyatakan potensi tsunami diakhiri," ujarnya.

Sebelumnya wilayah perairan selatan Jawa mengalami dua kali gempa bumi tektonik terjadi pada Jumat (15/12) pada pukul 23.47.57 WIB.

Gempa pertama berkekuatan 7.3 Skala Richter yang berada di 8.03 LS dan 108.04 BT atau 43 km Barat Daya Kabupaten Tasikmalaya dengan kedalaman 105.

Gempa kedua terjadi dengan kekuatan 6.9 SR yang lokasinya berada 11 km Barat Daya Kabupaten Tasikmalaya yang kedalamannya 107 km.

Setelah dua gempa tersebut, BMKG mencatat terjadi tiga kali gempa susuan dengan magnitudo 3,2 SR, 3,4 SR dan 3,4 SR. [nes]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya