Berita

Foto/BMKG

Nusantara

BPBD Tasikmalaya: Tidak Ada Gelombang Besar Yang Terjadi, Air Laut Normal

SABTU, 16 DESEMBER 2017 | 02:41 WIB | LAPORAN:

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Tasikmalya, Jawa Barat E.Z Alfian memastikan masyarakat di kawasan pesisir pantai selatan sudah mengevakuasi diri ke tempat yang lebih tinggi.

Meski tidak ada potensi tsunami di daerah tersebut, namun peringatan kepada warga yang ada di daerah bibir pantai untuk mengevakuasi telah diinformasikan.

"Kalau di daerah secara umum itu masyarakat masih di rumah masing-masing, hanya di pesisir selatan kita instruksikan dan mereka sudah menjauhi pantai, meskipun tidak ada apa-apa tetapi kita lebih waspada," ujarnya saat dihubungi, Sabtu (16/12).


Terkait air laut yang surut Alfian menegaskan bahwa hal tersebut merupakan hal normal. Pihaknya juga menjelasakan bahwa tidak ada gelombang laut yang menghampiri bibir pantai.

Sejauh ini, kata Alfian permukaan laut air laut di Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya tidak ada perubahan yang signifikan atau normal.

"Artinya tidak ada gelombang besar seperti yang diceritakan, air laut surut itu karena sedang surut, kami mengecek langsung di lapangan," ujarnya.

Lebih lanjut Alfian menjelaskan sejauh ini pihaknya belum mendapatkan informasi terkait korban dari gempa yang terjadi pada Jumat (15/12) pukul 23.00 WIB.

Sementara untuk kerugian materi, Alifian mendapat informasi bahwa sejumlah atap rumah warga mengalami kerusakan. Plafon kantor Bupati Tasikmalaya juga mengalami kerusakan.

"Yang masuk ke kita rusak seperti ada genteng yang berjatuhan, kemudian ada dinding retak ada plafon rumah yang jatuh. Untuk kantor Bupati, sebagaian dari langit-langitnya mengalami kerusakan. Untuk korban jiwa belum sampai saat ini," ujar Alfian. [nes]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya