Berita

Malam Kebudayaan Riyadh/RMOL

Global

Malam Kebudayaan Indonesia Di Riyadh Disambut Antusiasme

JUMAT, 15 DESEMBER 2017 | 14:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pagelaran pesta seni dan budaya serta kuliner Indonesia digelar di area Diplomatic Quarter (Komplek Kedutaan/Perwakilan Negara dan Lembaga Asing) di Riyadh (Kamis, 14/12).

Kegiatan bertajuk "Malam Kebudayaan Indonesia 2017" atau MKI 2017 ini adalah hasil kerjasama antara Kedutaan Besar Republik Indonesia bekerja sama dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI serta Kementerian Pariwisata RI.

Ini adalah kegiatan yang pertama digelar oleh KBRI Riyadh dan merupakan yang terbesar yang pernah digelar.


Dalam sambutannya, Duta Besar RI yang diwakili oleh Kuasa Usaha a.i, Dicky Yunus, menggarisbawahi pentingnya pesta budaya untuk mempromosikan budaya Indonesia ke publik Arab Saudi.

Selain keragaman budaya, Indonesia juga kaya akan beragam kuliner yang beberapa di antaranya sudah sangat familiar dan disukai masyarakat Arab Saudi. Antusias pengunjung terlihat dari jumlah undangan mencapai sekitar 500 orang yang terdiri dari kalangan diplomatik, travel agent, para siswa Saudi peminat program Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing, wartawan dan lain-lain.

Acara diawali dengan pameran lukisan tentang keberhasilan pembangunan, keanekaragaman budaya dll. Semarak acara dihibur oleh penampilan tari-tarian tradisional yang dibawakan oleh para siswa Sekolah Indonesia Mekkah, Sekolah Indonesia Jeddah dan Sekolah Indonesia Riyadh, di samping gamelan Jawa sebagai pembuka acara.

Selain itu juga ada penampilan Rampak Kendang, sebuah kesenian dari Jawa Barat dan menjadi atraksi paling menarik. Tim kesenian yang khusus didatangkan dari Indonesia dan para pemainnya sangat profesional ini, telah menarik perhatian pengunjung, baik dari seni pemukulan perkusin maupun cara berinteraksi dengan pengunjung.

Menurut Atase Pendidikan dan Kebuayaan KBRI Riyadh, Achmad Ubaedillah, penyajian kuliner khas Nusantara seperti bakso, nasi goreng, sate dan jajanan pasar juga sangat menarik perhatian pengunjung di samping sajian minuman khas seperti wedang jahe dll.

Tak cuma itu, pengunjung juga dimanjakan dengan sajian nonton bareng film "Aisyah: Biarkan Kami Bersaudara". Pilihan film Aisyah mengingat saat ini Pemerintah Indonesia dan Arab Saudi tengah mengaktualisasikan kembali Unity in Diversity dalam berbagai bidang. Demikian seperti keterangan yang dihumpun redaksi. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya