Berita

Nikki Haley saat menunjukkan rudal/BBC

Dunia

Perwakilan AS Untuk PBB Tuduh Iran Persenjatai Houthi Yaman

JUMAT, 15 DESEMBER 2017 | 09:53 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perwakilan tetap Amerika Serikat untuk PBB Nikki Haley menuduh Iran telah memasok gerakan pemberontak Yaman Houthi dengan rudal untuk menyerang Arab Saudi.

Dalam sebuah wawancara, dia menunjukkan kepada wartawan sisa-sisa rudal balistik yang mendekati bandara Riyadh bulan lalu.

"Ini mungkin juga memiliki stiker 'Made in Iran' di atasnya," kata Haley sambil menambahkan bahwa Iran telah melanggar resolusi PBB.


Dia menambahkan bahwa mereka berpotensi membunuh ratusan warga sipil.

"Kita harus berbicara dengan satu suara dalam mengekspos rezim untuk apa adanya sebuah ancaman bagi perdamaian dan keamanan seluruh dunia," kata Haley.

Haley mengatakan bahwa dia mengambil langkah yang tidak biasa untuk mendeklasifikasi informasi dengan semangat transparansi dan kerja sama internasional.

"Perdamaian dan keamanan internasional bergantung pada kita bekerja sama melawan agresi Iran," katanya.

Iran sendiri membantah mempersenjatai gerakan Houthi, yang telah bertempur dengan sebuah koalisi pimpinan-Saudi yang mendukung pemerintah Yaman sejak 2015.

Iran mengatakan bahwa klaim tersebut tidak bertanggung jawab, provokatif dan merusak.

Misi Iran ke PBB mengatakan bahwa bukti tersebut sengaja dibuat sebagai agenda Amerika Serikat.

"Tuduhan ini juga berusaha menutupi kejahatan perang Saudi di Yaman, dengan keterlibatan AS," begitu bunyi pernyataan dari juru bicara misi tersebut seperti dimuat BBC. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya