Berita

Nusantara

Libatkan 22.205 Siswa, Generasi Muda Papua Tunjukkan Nasionalisme

JUMAT, 15 DESEMBER 2017 | 08:13 WIB | LAPORAN:

Membangun generasi yang cinta Tanah Air dan kreatif menjadi komitmen seluruh pemangku kepentingan di Indonesia.

Tanpa terkecuali Faber-Castell, produsen alat tulis terbesar dunia yang turut berpartispasi dalam kegiatan mewarnai gambar Burung Garuda Pancasila yang diikuti 22.205 siswa tingkat TK, SD dan SMP dari berbagai kabupaten di Provinsi Papua.

Pada puncak acara 8 Desember lalu bertempat di Stadion Pendidikan, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, kegiatan yang digagas Kodam XVII/Cenderawasih itu pun mendapat respons positif dengan dianugerahi pemecahan rekor oleh Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai kegiatan mewarnai gambar Burung Garuda dengan peserta terbanyak.
 

 
Managing Director PT Faber-Castell International Indonesia Yandramin Halim mengatakan, pihaknya mendukung usaha Kodam XVII/Cenderawasih dan berbagai pihak lain untuk menyebarkan pesan keimanan Natal 2017 dalam bingkai NKRI. Salah satunya melalui kegiatan mewarnai Burung Garuda Pancasila oleh pelajar. Di mana, dalam kegiatan mewarnai ini di antaranya menggunakan connector pen Faber-Castell.
 
Menurutnya, Faber-Castell sejak lebih dari 15 tahun selalu mempopulerkan kegiatan mewarnai dan menggambar sebagai kegiatan untuk mengasah kreativitas anak, seni dan relaksasi di kalangan dewasa. Serta mempertahankan ketajaman pikiran di kalangan manula.

"Kegiatan mewarnai dan menggambar ini juga bersifat universal untuk semua profesi, tingkat ekonomi dan sebaran geografi. Hal ini sesuai kampanye kami, #Art4All," jelas Halim kepada redaksi, Jumat (15/12).
 
Panitia kegiatan yang juga Aster Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel Kav. Edward Sitorus menambahkan bahwa mekanisme kegiatan dimulai dengan pendistribusian artwork gambar Burung Garuda ke seluruh sekolah di kabupaten, dan tepat pada 1 Desember kegiatan mewarnai seretak diadakan di sekolah-sekolah tersebut.

Adapun hasil dari pelaksanaan mewarnai terkumpul sebanyak 17.205 hasil karya siswa-siswi dari Provinsi Papua. Pada 8 Desember, sebagai puncak acara, sebanyak 17.205 karya mewarnai Burung Garuda berhasil dikumpulkan dan selanjutnya dirangkai bersamaan dengan 5.000 karya lainnya yang merupakan hasil karya siswa di Kabupaten Jayawijaya menjadi replika Burung Garuda raksasa. 
 
"Dengan mewarnai gambar lambang Burung Garuda diharapkan anak-anak dapat memaknai Pancasila sebagai ideologi negara yang merupakan anugerah dari Tuhan sebagai pemersatu seluruh anak bangsa yang terdiri dari beragam suku bangsa. Pancasila sebagai azas NKRI diharapkan dapat terpatri dalam diri generasi muda untuk terus mau belajar dan kemudian maju mengembangkan potensi diri," demikian Edward. [wah]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya