Berita

Ridwan Kamil/Net

Nusantara

Cawagub Emil Harus Bisa Dongkrak Suara

JUMAT, 15 DESEMBER 2017 | 04:38 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Langkah Ridwan Kamil (Kang Emil) mencari bakal calon wakil gubernur pendampingnya melalui mekanisme konvensi sudah disetujui partai pengusung. Meski begitu, siapa calon pendamping Kang Emil harus dipilih dengan cermat dan tepat.

"Pilih wakil yang bisa mengisi kekurangan Emil," kata pengamat politik Ujang Komaruddin seperti dilansir RMOLJabar, Kamis (14/12).

Hal yang perlu menjadi pertimbangan, sebut dia, terkait pemetaan kekuatan suara partai pengusung di tiap wilayah. Kang Emil sendiri sudah menyebutkan tiga nama calon wagub yang sudah dipegangnya, yakni Uu Ruzhanul Ulum (Bupati Tasikmalaya/kader PPP), Daniel Muttaqien (kader Golkar), dan Syaiful Huda (ketua DPW PKB Jabar).


"Misalnya, jika (suara) Emil bolong atau lemahnya di Pantura maka dia harus pilih Daniel. Jika lemahnya di Priangan Timur, bisa pilih Uu," kata Ujang yang juga Direktur Eksekutif Indonesia Political Review, Ujang Komarudin.

Meski begitu dia mengingatkan penetapan calon pendaming Emil harus diputuskan secermat mungkin sehingga tidak menimbulkan ketidakpuasan di antara partai pengusung: Partai Nasdem, Golkar, PPP dan PKB.

"Harus ada pembagian kue yang merata agar wakil dari partai yang tidak dipilih Emil tidak meninggalkan atau mencabut rekomendasi. Bisa saja kehilangan (rekomendasi). Tapi jika Emil bisa memberikan kompensasi kepada yang tidak dipilih menjadi wakilnya, bisa saja tetap solid," pungkas Ujang.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya