Berita

Puspayoga Salurkan Kredit Ultra Mikro Rp 117,1 Miliar Ke Empat Koperasi

KAMIS, 14 DESEMBER 2017 | 19:57 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Penyaluran Kredit Ultra Mikro (Kredit UMI) terus bergulir sejak diluncurkan pemerintah pada Agustus lalu. Pembiayaan Kredit UMI ditujukan bagi koperasi dan UMKM yang tidak bisa mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Pada pembukaan Rapat Kordinasi Terbatas (Rakortas) bidang Koperasi dan UMKM di Surabaya yang digelar sejak kemarin sampai besok (13-15 Desember), Menteri Koperasi dan UKM, Puspayoga, menyerahkan Kredit UMI senilai Rp 117,1 miliar pada koperasi atau koperasi syariah, yang bertindak sebagai chanelling untuk disalurkan pada anggota koperasi maupun pengusaha mikro.

"Kredit UMI ini diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, maksimum plafonnya Rp 10 juta. Tukang bakso, nasi goreng, bisa mengakses kredit ini," kata Puspayoga usai membuka Rakortas bidang Koperasi dan UKM di Surabaya, Kamis (14/12).


Empat koperasi yang menerima Kredit UMI adalah Koperasi Abdi Kerta Raharja Tangerang senilai Rp 13,4 miliar, Koperasi Mitra Dhuafa Jakarta senilai Rp 50,2 miliar, KSPPS Sidogiri Pasuruan sebesar Rp 51 miliar, dan KSPPS BM Utama Bandar Lampung sebesar Rp 2,5 miliar.

Puspayoga juga menyerahkan bantuan program strategis Kementerian seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR), hak cipta, Award Wirausaha Pemula dan pembiayaan pada calon mitra LPDB (Lembaga Pengelola Dana Bergulir).

Puspayoga mengatakan, dengan mengakses Kredit UMI yang berbunga sangat rendah atau hanya 2 persen per tahun itu, koperasi diharapkan semakin maju dan berkembang sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan anggota dan mengurangi angka kemiskinan.

"Saya minta Kepala Dinas terkait ikut mensosialisaikan kredit UMI yang merupakan kebijakan sekaligus komitmen pemerintah membantu koperasi-koperasi dan UKM agar semakin berkembang serta naik kelas. Ini penting agar kontribusi koperasi dan UKM di Tanah Air terhadap PDB semakin meningkat," kata Puspayoga

Lebih lanjut Puspayoga menjelaskan, kredit UMI bersumber dari dana APBN yang penyalurannya dilakukan melalui lembaga atau lembaga keuangan nonbank. Pada tahun ini, pemerintah mengalokasikan dana untuk Kredit UMI sebesar Rp 1,5 triliun dengan tingkat bunga sebesar dua persen.

Kredit UMI adalah upaya pemerintah untuk memeratakan kesejahteraan masyarakat sekaligus pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan Kredit UMI, pertumbuhan ekonomi idealnya dapat dinikmati oleh seluruh rakyat terutama masyarakat berpenghasilan rendah.

"Kami berharap koperasi-koperasi lain segera memanfaatkan kredit berbunga murah ini," katanya.

Puspayoga juga mengingatkan bahwa Kredit UMI bukan hibah seperti yang selama ini dipahami masyarakat.

"Ingat kredit ini harus dikembalikan karena merupakan dana bergulir yang harus dipertanggungjawabkan," tegasnya.

Selain kredit UMI, Puspayoga juga mendorong agar koperasi-koperasi memanfaatkan kredit dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menangah (LPDB-KUMKM) Kementerian Koperasi dan UKM.

"Manfaatkan dana dari LPDB, karena bunganya juga relatif rendah sehingga tidak memberatkan usaha. Dan ini memang dikhususkan kepada KUMKM," katanya. [ald]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya