Berita

Foto/Net

Nusantara

Akhirnya Ibukota Israel Dikembalikan ke Tel Aviv

KAMIS, 14 DESEMBER 2017 | 17:54 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memastikan konten Yerusalem sebagai Ibukota Israel yang ada dalam buku IPS untuk kelas VI terbitan Yudhistira telah diralat.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud Totok Suprayitno menjelaskan penyebutan Yerusalem telah diralat menjadi Tel Aviv. Selanjutnya buku yang terlajur keluar akan ditarik kembali.

Kemendikbud akan memberikan instruksi kepada sekolah untuk mengganti halaman yang memuat konten tersebut dengan cara menempel penjelasan.


Kemendikbud, sambung Totok akan memberikan instruksi kepada sekolah untuk mengganti halaman yang memuat konten tersebut dengan cara menempel penjelasan.

"Indonesia sejak awal mempunyai komitmen dan konsisten mendukung kemerdekaan Palestina dan tidak mengakui Yerusalem sebagai Ibukota Israel," ujar Totok kepada wartawan di Kantor Kemendikbud, Kamis (14/12).

Totok menambahkan agar peristiwa serupa tidak terjadi kembali, Kemendikbud melalui Pusat Kurikulum dan Perbukuan membuka akses kepada seluruh masyarakat untuk dapat memberikan saran dan kritik tentang buku pelajaran yang digunakan di sekolah.

Kemendikbud memberikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah memberikan kritik dan masukan untuk menyempurnakan buku teks pelajaran, baik melalui laman tersebut maupun melalui media lain, seperti media sosial.

"Sesuai Permendikbud Nomor 8 Tahun 2016, Kemendikbud bersikap terbuka dalam menerima kritik dan saran untuk pengembangan buku. Pelibatan masyarakat terus dilakukan untuk mendapatkan berbagai masukan, kemudian diakomodir dengan membuat buku revisi," ujarnya. [nes]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya