Berita

Ganjar Pranowo/Net

Nusantara

Ganjar Ngaku Ogah Turuti Arahan Setnov

Soal Proyek E-KTP
KAMIS, 14 DESEMBER 2017 | 11:15 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kerap disebut-sebut terkait kasus e-KTP, nama Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo justru tak ada da­lam dakwaan Setya Novanto. Malahan, di situ, Ganjar selaku Wakil Ketua Komisi II DPR nyuekin "arahan" Novanto agar dia jangan "galak-galak" terhadap proyek e-KTP.

Arahan itu disampaikan Novanto saat keduanya bertemu di lounge Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali pada akhir tahun 2010 sampai awal 2011. "Gimana Mas Ganjar. Soal e-KTP itu su­dah beres. Jangan galak-galak ya," kata Jaksa Burhanudin.

Atas penyampaian terdakwa tersebut, Ganjar Pranowo, bakal calon Gubernur Jateng ini menanggapinya dengan mengatakan, 'Oh gitu ya… Saya nggak ada urusan.' Saat bersaksi di persidangan 30 Maret 2017, Ganjar sempat ditanya hakim soal kegalakannya dalam rapat-rapat pembahasan proyek e-KTP di Komisi II DPR. Menurut Ganjar, saat itu dia hanya menjalankan fungsi penga­wasan sebagai anggota DPR. Salah satunya adalah mengenai item-item proyek e-KTP yang dia ragukan saat uji petik.


"Kalau saya temukan ada yang tidak benar, ya saya sampaikan saja," kata Ganjar lugas.

PDIP Prioritaskan Incumbent Ganjar


PDI Perjuangan akan men­gumumkan tiga nama calon gubernur dan wakil gubernur untuk Pilgub Jawa Tengah pada 17 Desember ini. Nama Gubernur Incumbent Ganjar Pranowo disebut-sebut masih jadi prioritas untuk mendapat­kan rekomendasi partai.

Ketua DPP PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko menga­takan partainya akan memper­tahankan gubernur berkinerja baik dan berprestasi. Ganjar, menurut Budman, selama ini banyak melakukan program mendukung pembangunan desa. "Saya kira Pak Ganjar, saya bisa pastikan prioritas," kata Budiman, kemarin.

Ganjar memiliki pekerjaan rumah terkait kasus agraria jika kembali menjabat sebagai gubernur Jateng. "Persoalan itu harus dituntaskan saat ter­pilih kembali," lanjutnya.

Selain Ganjar, Bupati Kudus Musthofa juga cukup gencar mempromosikan diri untuk jadi calon gubernur Jateng. "Tapi, urutannya seperti itu tadi (Ganjar jadi prioritas)," beber Budiman.

Terkait PDI Perjuangan be­lum menentukan langkah di Pilgub Jateng 2018, Budiman tak mau ambil pusing. Ia menolak jika PDIP dikatakan terlambat. "Istilahnya, Jateng itu save the best for the last," tuturnya.

Artinya, ujar Budiman, bagi PDIP kalah bukan jadi pilihan di Pilgub Jateng 2018. Bahkan, san­gat mungkin partai yang diketuai Megawati Soekarnoputri ini berlaga tanpa koalisi. "Kami di Jateng sudah beberapa kali single-single-an. It’s work," pungkasnya. ***

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya