Berita

Kylie Jenner/Net

Blitz

Kylie Jenner, California Kebakaran, Tutup Pabrik Kosmetik

Kylie Jenner
KAMIS, 14 DESEMBER 2017 | 09:26 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kylie Jenner terpaksa harus menutup fasilitas bisnis ko­smetiknya, Kylie Cosmetics di Ventura akibat kebakaran hutan di California, AS yang terus meluas.

Adik Kendall Jenner ini menyebut kebakaran Thomas telah sangat mempengaruhi usaha kosmetik yang dimi­likinya.

"Kebakaran hutan California sangat memberikan dampak bagi kami, dan kami terpaksa harus menutup fasilitas kami untuk memastikan keselamatan seluruh pekerja," kata Kylie.


Kebakaran hutan yang me­matikan itu membuat pekerja bintang reality show ini har­us dievakuasi dari rumah­nya. Beberapa pekerja yang tidak dievakuasi tetap masuk bekerja dan berusaha untuk mengirimkan pesanan kepada pelanggan.

"Dampak keba­karan berarti ban­yak staf kami yang dievakuasi dari rumahnya, dan harus mereloka­si keluarganya. Mereka yang tidak dievakua­si datang (bek­erja) kemarin dan tengah bekerja keras untuk mengirim pesanan," kata Kylie.

Sang sosialita meminta kesaba­ran para pelanggan untuk menanti pesanan mereka. "Kami beru­paya sekuat tenaga untuk mengirim pe­sanan, di saat yang sama kami memperha­tikan keselamatan dan kesehatan staf kami. Pe­sanan akan tetap dikirim dan kami mengapresiasi kesabaran dan dukungan semua orang. Kami akan tetap memperbarui info untuk Anda," tukasnya.

Masih belum diketahui sam­pai kapan Kylie bakal menu­tup perusahaan kosmetiknya itu. Menurut situs Kebakaran California, kebakaran Thomas mulai sejak Senin (4/12).

Bencana itu dilaporkan telah menewaskan setidaknya 40 orang. Kebakaran di selatan Cal­ifornia itu telah menghanguskan lebih dari 570 ribu hektare atau setara luas New York.

Sampai saat ini api pun telah melahap lebih dari 5.700 in­frastruktur serta melumpuhkan pasokan listrik bagi sekitar 900 ribu rumah dan usaha. ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya