Berita

Soleman B Pontoh/RMOL

Pertahanan

Kaum Radikal Tak Terlalu Berpengaruh Kepada Negara

RABU, 13 DESEMBER 2017 | 16:27 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kaum yang dianggap radikal sejatinya tidak terlalu berpengaruh terhadap negara selama dijadikan alat politik.

Begitu dikatakan mantan Kepala Badan Intelijen Strategis Laksamana Muda (Purn) Soleman B Pontoh usai acara diskusi di Hotel Aryaduta, Jakarta, Rabu (13/12).

"Kalau yang namanya politik tentu mencari pendukung untuk mendapatkan kekuasaan, sudah pasti. Nah apa saja alat yang dipakai untuk mendapatkan itu dia pakai, termasuk agama," terangnya.


Oleh sebab itu, tambah Pontoh, sepanjang pemerintah mampu tetap menjaga keragaman dalam hal apa saja, misalnya membuat kebijakan-kebijakan yang mampu menjadi benteng agar keragaman dalam beragama tetap utuh.

"Nah pemerintah harus bisa memperlihatkan bahwa saya tetap menginginkan pelangi (keberagaman), sehingga dengan apa? Dia membuat aturan-aturan hal-hal yang mejurus dan merusak pelangi itu dianggap suatu pelanggaran," tandasnya. [sam]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya