Berita

Foto: Amphuri

Bisnis

Dikukuhkan, Ketua DPD Amphuri Jakarta-Banten Fokus Travel Nakal

RABU, 13 DESEMBER 2017 | 16:17 WIB | LAPORAN:

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah (Amphuri) Jakarta-Banten Mohammad Isnaeni Iskandar resmi dikukuhkan di Jakarta. Pengukuhan dilaksanakan oleh Ketua Umum (Ketum) Amphuri Republik Indonesia, Joko Asmoro.

Selain pengukuhan, DPD Amphuri Jakarta-Banten juga melakukan kerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta melalui Program Oke Oce Umrah bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno.

"Program Oke Oce Umrah ini akan diselenggarakan melalui koperasi AMPHURI bekerja sama dengan Oke Oce yang digagas Pemprov DKI Jakarta, " jelas Isnaini usai acara pengukuhan kepada wartawan di Hotel Aston Cengkareng, Rabu (13/12).


Program prioritas DPD Amphuri Jakarta-Banten pada periode ini juga menyoroti masih maraknya penelantaran calon jamaah umrah. Untuk itu, pihaknya akan mengedukasi anggota dengan layanan e-commerce.

"Selain meningkatkan kualitas layanan, kami fokus untuk menggunakan layanan e-commerce bagi anggota kami, " ujarnya.

DPD Amphuri Jakarta-Banten, menurut Isnaini, saat ini tengah menyiapkan aplikasi layanan yang akan digunakan untuk menjual produk bagi travel haji dan umrah anggota Amphuri. Hal ini dikarenakan saat ini tren generasi muda lebih senang berbelanja secara daring. Apalagi banyak aplikasi luar negeri yang hampir menguasai pasar Indonesia.

"Selain memang bertujuan untuk paperless, kami berharap, anak negeri dapat menguasai pasar e-commerce di Indonesia, sehingga dapat mengurangi serbuan e-commerce asing, " kata Isnaini yang juga anggota Kadin ini dalam rilis yang diterima redaksi.

Untuk itu, Isnaini menambahkan, pihaknya juga akan bekerja sama dengan Kanwil Kemenag di DKI Jakarta dan Banten untuk mengedukasi masyarakat terkait travel nakal.

Melalui media, AMPHURI berharap dapat membantu mengurangi tindak penipuan. Kendati demikian, Isnaini mengakui, untuk menghapus dan menghilangkan adanya kasus penipuan travel umrah memang masih sulit.

"Tetapi paling tidak, dengan edukasi kepada masyarakat, mereka jadi lebih waspada dan dapat meningkatkan pengetahuan mereka terkait travel yang pasti. Sosialisasi lima pasti umrah dari Kemenag perlu digalakkan," tandasnya.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya