Berita

Kebakaran di California/BBC

Dunia

Kebakaran Di California, Api Baru 20 Persen Dipadamkan

RABU, 13 DESEMBER 2017 | 08:13 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Petugas pemadam kebakaran di California terus memerangi salah satu kebakaran terbesar dalam sejarahnya pekan ini.

Angin dan cuaca kering yang terjadi di California membuat api terus menyebar dan semakin sulit untuk dipadamkan.

Di Ventura dan Santa Barbara, api telah melalap 234.000 hektar lahan dalam waktu lebih dari seminggu. Api menghancurkan 900 properti, termasuk 690 rumah. Ini telah menjadi kebakaran terbesar kelima dalam sejarah negara yang tercatat.


Akibat kebakaran tersebut, sekitar 94.000 warga telah mengungsi dalam satu minggu terakhir.

Meskipun api terus menyebar, petugas pemadam kebakaran melaporkan bahwa 20 persen api telah berhasil dipadamkan per Selasa (12/12). Jumlah ini naik dari 10 persen pada hari Minggu.

Sekitar 7.000 petugas pemadam kebakaran telah dikerahkan untuk memerangi api, namun lereng curam dan medan berbatu membuatnya berbahaya untuk mengatasi nyala api.

"Kami tidak akan menempatkan petugas pemadam kebakaran dengan cara yang salah setengah jalan ke lereng yang curam dan berbatu Kami akan menunggu api datang ke kami dan memadamkannya di tempat yang aman," kata juru bicara Cal Fire Ian McDonald seperti dimuat BBC.

Sejauh ini, upaya untuk memerangi kebakaran telah mencapai lebih dari 48 juta dolar AS. [mel]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya