Berita

Abdul Somad/Net

Hukum

Jika Dibiarkan Persekusi Ustad Abdul Somad Dikhawatirkan Melebar

SENIN, 11 DESEMBER 2017 | 18:28 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presidium Indonesian Police Watch (IPW) Neta S Pane mengatakan penghadangan penceramah Ustad Abdul Somad adalah perkusi alias tindakan main hakim sendiri.

"Kasus Ustad Somad adalah kasus persekusi dan bisa memicu isu SARA," kata Neta saat dihubungi redaksi, Senin (11/12).

Dia menyarankan agar yang bersangkutan dalam hal ini Ustad Somad atau pihak yang merasa dirugikan harus melapor ke polisi, dan Polda Bali harus mengusutnya.


"Jika dibiarkan dikhawatirkan kasus ini akan melebar," ujar Neta.

Dijelaskan, UU menjamin kebebasan beragama sehingga siapa pun yang menganggu kebebasan beragama harus diproses secara hukum.

"Polda Bali harus profesional mengusutnya agar kasus ini tidak menjadi benturan atau konflik di akar rumput," demikian Neta.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebelumnya menyesalkan kejadian yang menimpa Ustad Abdul Somad saat menjalankan tugas dakwah di Bali. Seharusnya hal itu tidak perlu terjadi jika semua pihak mengedepankan semangat musyawarah, persaudaraan dan toleransi.

Ustad asal Pekanbaru, Riau, Abdul Somad mendapatkan penghadangan saat hendak melakukan safari dakwah di Kota Denpasar, Bali, Jumat lalu (8/12). [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya