Berita

Ahmad Doli Kurnia/RMOL

Politik

Ahmad Doli: Apa Tidak Malu Lembaga Tinggi Negara Diatur Orang Di Dalam Penjara?

MINGGU, 10 DESEMBER 2017 | 15:21 WIB | LAPORAN:

Ketua Umum nonaktif Partai Golkar Setya Novanto dikabarkan telah membuat surat yang isinya menunjuk Aziz Syamsuddin sebagai penggantinya memimpin DPR.

Surat itu kabarnya lagi sudah diteken Novanto dan dikirim ke sekretariat pimpinan DPR.

Ketua Generasi Muda Partai Golkar (GMPG) Ahmad Doli Kurniawan mengatakan, jika benar adanya surat itu maka Golkar dan DPR dipermalukan.


"Bagaimana kita bisa tidak malu lembaga tinggi negara diatur oleh orang yang berada di dalam jeruji penjara. Kalau memang surat itu benar, kita patut persoalkan," kata Doli di Manhattan Hotel, Jakarta, Minggu (10/12).

Ia menyarankan sebaiknya seluruh fraksi di DPR, dengan diinisiasi fraksi Golkar, menolak penunjukan ketua DPR dari Novanto.

"Saya mengatakan itu kegiatan yang ilegal secara organisatoris Golkar. Oleh karena itu karena ilegal patut ditolak dan tidak diteruskan di DPR. Oleh karena itu harus ada gerakan penolakan di DPR yang dimulai dari fraksi Partai Golkar," tegasnya.

Doli juga mempertanyakan masih adanya surat yang ditandatangani Novanto sebagai Ketua Umum Golkar. Padahal pada rapat pleno akhir November lalu telah diputuskan Idrus Marham sebagai pelaksana tugas Partai Golkar.

"Jadi sekarang partai ini pemegang kendalinya siapa? Kenapa sudah di-Plt-kan Idrus sebagai Plt Ketum, tapi tiba-tiba surat yang ditandatangani Setya Novanto dan Idrus masih berlaku?" kritiknya.

Menurutnya, sekarang tergantung anggota dewan terhormat di DPR.

"Apakah mereka juga mau ikut mempermalukan lembaga di mana mereka ada di sana. Kalau mereka meloloskan itu, saya tidak tahu bagaimana sebetulnya citra DPR di mata publik dan internasional," tandas Doli.[wid] 

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya