Berita

Dampak gempa di Kos/Net

Dunia

Gempa Yunani Juli Lalu Geser Tanah Turki 26 Cm

SABTU, 09 DESEMBER 2017 | 11:24 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Gempa yang sempat mengguncang Yunani 20 Juli tahun ini ternyata bukan hanya menyebabkan kerusakan ringan serta dua korban jiwa, namun juga menggeser tanah di sekitar kota Bodrum di Turki sekitar 26 cm.

Menurut Seimolog dari Universitas Dokuz Eylul dan Pusat Penelitian dan Implementasi Gempa Turki, gempa berkekuatan 6,6 skala richter di Laut Mediterania dekat pulau Kos dan sempat memicu tsunami mini itu juga berimbas pada Turki.

Dilaporkan dalam jurnal Acta Geodinamica, gempa tersebut mengaktifkan bagian sesar 65 km di bawah Laut Mediterania. Sekitar titik gempa, bumi tergelincir antara 5-26 sentimeter.


Menurut profesor Hasan Sozbilir, dari Universitas Dokuz Eylul, gerakan tanah yang biasanya memakan waktu puluhan tahun terjadi disaksikan dalam hitungan detik.

"Terungkap bahwa dasar laut itu robek di zona luas sepanjang 65 kilometer dan 25 kilometer di sebuah daerah di lepas pantai selatan Bodrum Kara Ada dan Pulau Kos," kata Sözbilir seperti dimuat Russia Today.

"Sebuah pergeseran yang biasanya memakan waktu 50 tahun terjadi dalam 11 detik dengan gempa berskala 6,6. Kami menentukan bahwa daerah ini meluncur 26 sentimeter," tambahnya. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya