Berita

Salvator Mundi/Net

Dunia

Pembeli Lukisan Yesus Kristus Senilai 450 Juta Dolar AS Ternyata Pangeran Saudi

JUMAT, 08 DESEMBER 2017 | 12:13 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pembeli misterius lukisan Leonardo da Vinci akhirnya teridentifikasi. Pembeli tersebut ternyata adalah pangeran Saudi bernama Pangeran Bader bin Abdullah bin Mohammad Farhan al-Saud.

Namanya terungkap dari surat kabar Amerika Serikat, New York Times yang meninjau sejumlah dokumen untuk menemukan siapa pembeli lukisan senilai 450 juta dolar AS itu.

Lukisan yang diberi judul "Salvator Mundi" diterjemahkan menjadi "Juruselamat dunia" itu menggambarkan sosok Yesus Kristus memegang bola kristal. Lukisan minyak berusia 500 tahun itu memiliki sejarah yang penuh warna, misterius dan kontroversial. Beberapa pakar seni bahkan masih mempertanyakan apakah lukisan itu asli buatan tangan Leonardo da Vinci dan pernah menjual pemiliknya pada tahun 1958 seharga 60 dolar AS. Pemilik sebelumnya adalah miliarder Rusia Dmitry Rybolovlev.


Lukisan itu terjual di rumah pelelangan Christie di Amerika Serikat November lalu dengan pelelangan yang memecahkan rekor.

Mengutip dokumen yang ditinjaunya, Pangeran Bader digambarkan sebagai sosok yang memiliki profil publik yang relatif rendah dan tidak memiliki sejarah sebagai kolektor seni utama. Ia juga merupakan  teman dan rekan Putra Mahkota Mohammed Bin Salman.

Jurnal mingguan Prancis Journal du Dimanche melaporkan bahwa dua perusahaan investasi berada di belakang pembelian lukisan tersebut, sebagai bagian dari pengaturan keuangan yang melibatkan beberapa museum. Dikatakan bahwa karya tersebut akan dipinjamkan atau dijual kembali ke museum, sebagian besar di Timur Tengah dan Asia.

Saat ini, lukisan tersebut diletakkan di Museum Louvre Abu Dhabi. [mel]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya