Berita

Natalius Pigai/Net

Politik

Diplomasi Abal-abal: Jokowi Tak Bisa Lihat Gajah di Pelupuk Mata

KAMIS, 07 DESEMBER 2017 | 22:44 WIB | OLEH: NATALIUS PIGAI

PADA  saat ini, kita sudah berada di milenium kemanusiaan (human right millennium) dimana para penjahat kemanusiaan adalah orang-orang yang dimusuhi umat manusia (hostis humanis generis).

Pelaku kejahatan kemanusiaan tidak ada tempat berlindung di bawah kolong langit ini (no save heaven).

Indonesia boleh ribut dan marah untuk mendukung bangsa Palestina atas kejahatan bangsa Israel. Tetapi kita juga jangan sewot dan kebakaran jenggot kalau negara lain mendukung dan mengecam kejahatan (penangkapan, penganiayaan, penyiksaan dan pembunuhan) di bawah pimpinan Jokowi atas bangsa Papua melanesia.


Solidaritas Indonesia atas bangsa pelestina tidak sekedar karena adalah solidaritas atas kesamaan agama (ukuwah Islamiyah).

Solidaritas bangsa-bangsa Papua melanesia juga bukan karena sekedar kesamaan bangsa melanesia tetapi lebih dari sekedar itu,  yaitu intervensi kemanusiaan (humanitarian intervension) yang melampaui  batas-batas negara bangsa (borderless).

Cara pandang Pemerintah atas bangsa Palestina itu memang penting baik secara simbolik diplomatik tetapi juga substansial kepedulian kemanusiaan.

Tetapi Jokowi jangan lupa peribahasa kuno bangsa Melayu bangsanya sendiri bahwa "gajah di pelupuk mata tak tampak, semut di seberang lautan tampak. Indonesia cenderung melihat kejahatan kemanusiaan di bangsa lain tetapi tragedi yang menimpa ribuan rakyat Papua bangsa melanesia di negerinya sendiri tuli dan bisu. [***]

Penulis adalah aktivis kemanusiaan

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Gibran Mundur Saja

Selasa, 03 November 2026 | 04:20

Investasi Jakarta Tembus Rp249,3 Triliun

Selasa, 03 November 2026 | 04:08

MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo

Selasa, 03 November 2026 | 03:17

DJP Buka-bukaan soal Pajak Digital yang Disebut Hashim

Selasa, 03 November 2026 | 03:05

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Putusan MA soal Suket Gibran Jadi Momentum Akhiri Bayang-Bayang Jokowi

Selasa, 03 November 2026 | 02:13

Sikap Responsif Kapolri Pulihkan Kepercayaan Masyarakat

Selasa, 03 November 2026 | 02:05

RI Pamer Latihan Militer Gabungan Tiga Bidang di Forum Pertahanan ASEAN

Selasa, 03 November 2026 | 01:40

Anies Temui Seniman Iman Soleh di Bandung, Ini Kisahnya

Selasa, 03 November 2026 | 01:29

PAM Jaya Sumbang Dividen Rp257 Miliar

Selasa, 03 November 2026 | 01:07

Selengkapnya