Berita

Muhaimin Iskandar

Politik

Ditanya Soal Cawapres 2019, Cak Imin Belum Serius

KAMIS, 07 DESEMBER 2017 | 21:22 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, masih malu-malu dan irit bicara saat ditanya tentang pencalonannya menjadi Wakil Presiden 2019-2024.

"Belum kepikiran secara serius. Tapi nanti kita akan lihat bagaimana. Tentu ada mekanisme yang harus dilalui internal dan mendengar kiai-kiai dan istigharah untuk memberikan pertimbangan," kata Muhaimin Iskandar usai menghadiri diskusi Sekolah Politisi Muda di Jakarta Pusat, Kamis (7/12).

Dikutip dari Kantor Berita Pemilu, Muhaimin alias Cak Imin sekaligus menyampaikan terima kasih kepada para kiai Nahdlatul Ulama yang memberi dukungan kepadanya untuk mendampingi incumbent Joko Widodo pada Pilpres 2019.


Menurut Cak Imin, masih banyak mekanisme yang mesti dilalui untuk sampai pada keputusan menjadi Cawapres. Dia akan mempertimbangkan langkah politik melalui mekanisme partai dan hasil musyawarah kiai.

"Terima kasih. Tentu saja saya bergantung pada pertemuan dan hasil musyawarah para kiai," imbuhnya.

Sebelumnya, peneliti senior CSIS, J. Kristiadi, menilai, peluang Cak Imin untuk menjadi pendamping Jokowi lebih besar ketimbang tokoh politik lainnya. Sebab, Jokowi butuh pendamping yang mampu merepresentasikan pemilih Muslim.

"Pak Jokowi perlu wakil yang merepresentasikan Muslim yang bisa menjangkau Sabang-Merauke. Itu Nahdliyin ada di Cak Imin," kata Kristiadi. [ald]

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

UPDATE

Dapur Emak-emak Dipastikan Terdampak Perang Timur Tengah

Kamis, 05 Maret 2026 | 05:39

Kematian Siswa di Bengkulu Utara Tidak Terkait MBG

Kamis, 05 Maret 2026 | 05:15

Pelaku Penculikan Satu Keluarga di Jombang Berhasil Diringkus Polisi

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:59

Perdagangan, Kapal dan Selat Hormuz

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:39

Komnas Haji Desak KY Ikut Pantau Sidang Praperadilan Gus Yaqut

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:15

DPRD Kota Bogor Terima Curhatan soal Syarat Pengurus RT/RW

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:59

Kesalahan Oknum Polisi Jangan jadi Alat Menyerang Institusi

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:40

Pelaku Pembunuhan Bocah di KBB Dijerat 20 Tahun Penjara

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:21

Rocky Gerung: Damai Adanya di Surga, Perang Pasti akan Berlanjut

Kamis, 05 Maret 2026 | 02:55

DPRD Kota Bogor Godok Aturan Baru Penyelenggaraan Kesehatan

Kamis, 05 Maret 2026 | 02:33

Selengkapnya