Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

AS Kirim Peringatan Keamanan Di Tengah Langkah Trump Akui Yerusalem

KAMIS, 07 DESEMBER 2017 | 14:16 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

. Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengirim peringatan ke kedutaan besarnya di seluruh dunia untuk meningkatkan keamanan sejak jelang pengumuman Presiden Donald Trump soal pengakuan atas Yerusalem sebagai ibukota Palestina.

Menurut situs berita Politico seperti dimuat ulang Al Jazeera awal pekan ini dua kabel rahasia telah dikirim ke pejabat Departemen Luar Negeri dalam seminggu terakhir, di tengah kekhawatiran pengumuman tersebut akan memancing demonstrasi.

Sementara itu, Konsulat Jenderal Amerika di Yerusalem men-tweet sebuah pesan pada hari Rabu yang melarang pejabat pemerintah dan karyawan mereka dari semua perjalanan pribadi ke Kota Tua Yerusalem dan Tepi Barat sampai pemberitahuan lebih lanjut.


Perjalanan ke daerah-daerah ini hanya diizinkan melakukan perjalanan penting dan dengan tindakan pengamanan tambahan.

Warga negara Amerika Serikat juga telah disarankan untuk menghindari keramaian dan daerah dengan kehadiran keamanan yang meningkat saat bepergian di Israel, Tepi Barat dan Gaza.

Kabar soal rencana pengakuan Trump atas Yerusalem sebagai ibukota Israel itu telah mencuat sejak pekan lalu. Status Yerusalem sendiri merupakan hal yang sensitif dalam isu perdamaian antara Israel dan Palestina.

Israel menganggap kota itu sebagai ibukota "bersatu", menyusul pendudukan Yerusalem Timur dalam perang 1967 dengan Suriah, Mesir dan Yordania.

Warga Palestina telah lama melihat Yerusalem Timur sebagai ibukota negara mereka di masa depan. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya