Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

NYIA Kulon Progo Mengenang Kejayaan Seniman Di Era Soekarno

KAMIS, 07 DESEMBER 2017 | 13:49 WIB | LAPORAN:

Pembangunan New Yogyakarta Internasional Airport (NYIA) Kulon Progo diyakini akan lebih memperkuat tradisi dan seni di Kota Yogyakarta.

Seniman Budi Ubrux menekankan, keberadaan NYIA Kulon Progo akan memudahkan seniman dari berbagai belahan dunia untuk datang ke Indonesia. Ini suatu kebanggaan tersendiri bagi seniman jika diberikan sarana dan prasarana guna menunjang aktivitas di dunia seni.

"Sangat mendukung sekali dan harapannya itu seperti, kita kan seniman, seperti zaman Pak Soekarno. Banyak seniman seluruh dunia bangga dan ingin sekali datang ke Indonesia," kata Budi Ubrux dalam keterangannya, Kamis (7/12).


Seniman kelahiran 22 Desember 1968 di Desa Terong, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta itu menceritakan, pada masa itu banyak karya-karya seniman yang bangga karena mendapatkan apresiasi dari Presiden RI Soekarno.

Budi Ubrux juga menyinggung bagaimana seniman dari berbagai negara datang ke Bali saat itu. Mereka datang dan belajar di Bali hingga beberapa di antaranya banyak yang menetap di daerah tersebut. Melalui Bandara NYIA Kulon Progo itu pun ia berharap seniman akan mendapat tempat tersendiri di masa mendatang.

"Dulu banyak seniman-seniman seluruh dunia itu menetap di Bali, terus melukis di Bali dan sampai menetap tinggal di Indonesia. Dengan Bandara Jogja yang baru ini, harapannya seperti zaman Pak Karno, banyak seniman-seniman yang ingin datang ke Jogja," tuturnya.

Ubrux menambahkan, Jogja merupakan kota budaya atau pusat budaya di Indonesia. Banyak seniman dari berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri ingin berkumpul di Yogyakarta. Saat ini, tercatat ada 7 ribu lebih seniman yang tersebar di Kota Gudeg.

Jumlah ini yang tercatat di perguruan tinggi dan masih banyak seniman otodidak yang tidak tercatat. Baginya, keberadaan NYIA Kulon Progo sebagaimana kemajuan diberbagai bidang, selayaknya diterima demi kemajuan di Yogyakarta dan Indonesia pada umumnya.  

"Prinsipnya kalangan seniman bisa melihat manfaat dengan adanya bandara ini," tutupnya.[wid]


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya