Berita

Eko Putro Sandjojo/Net

Nusantara

Mendes Blak-blakan Soal Kesiapan SDM Gunakan Dana Desa

KAMIS, 07 DESEMBER 2017 | 12:35 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Pemerintah telah menggelontorkan dana desa sebesar Rp 60 triliun. Dengan dana sebesar itu diharapkan pembangunan di desa akan tumbuh, bukan hanya daerahnya tetapi juga perekonomiannya.

Persoalanya adalah, dengan besarnya dana desa, apakah mampu aparat desa mengelolanya sedangkan 60 persen Kepala Desa hanya tamatan Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama.

"Apakah masyarakat desa siap? Jawabanya kalau mau jujur tidak siap," kata Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo saat Seminar Nasional di Puri Ratna Hotel Grand Sahid, Jakarta, Kamis (7/12).


Namun demikian, lanjut Eko, Presiden Joko Widodo sangat berkomitmen untuk membangun desa, sehingga Presiden menekankan persoalan Sumber Daya Manusia di desa tidak perlu menjadi persoalan.

"Kalau tidak siap Pak Menteri, mereka tidak akan pernah siap, mau sampai kapan," ucap Eko menirukan perintah Presiden.

Mengapa pembangunan desa menjadi hal yang diprioritaskan, Eko menjelaskan di negara besar seperti Indonesia dengan ribuan pulau, sistem centralisasi atau pembangunan yang hanya terpusat tidak akan efektif.

"Jadi kita paksakan, tahun 2015 kita kasih Rp 20,68 triliun, walapun hanya terserap 82 persen, karena masyarakat desa tidak siap untuk bikin planning dan sebagainya," papar Eko.

Namun, dana desa yang hanya terserap 82 persen itu bukan dihentikan atau dikurangi untuk dievaluasi, jusrtu oleh pemerintah dinaikan dua kali lipat anggaranya.

"Tahun 2016 anggaran dana desa Rp 56,98 triliun," pungkas Menteri Eko. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya