Berita

Mochtar Mohamad/net

Nusantara

Laskar Rakyat Jokowi Tolak Pencalonan Mochtar Mohamad

RABU, 06 DESEMBER 2017 | 20:41 WIB

Usul agar Mochtar Mohamad menjadi calon tunggal Kepala Daerah dari PDI Perjuangan pada Pemilihan Walikota Bekasi 2018 mendapat perlawanan dari Laskar Rakyat Jokowi (LRJ) Kota Bekasi

Ketua Laskar Rakyat Jokowi (LRJ) Kota Bekasi, Anton Sutandar, menyayangkan keputusan DPC PDIP Kota Bekasi yang mengajukan Mochtar.

"Saya rasa ini bukan keputusan yang benar. Masih banyak kader PDIP lain yang belum terstigma mantan narapidana," katanya dalam keterangan pers, Rabu (6/12).


Mochtar Mohamad merupakan mantan Walikota Bekasi yang pernah menjadi narapidana kasus korupsi dengan vonis 6 tahun penjara olej Mahkaamah Agung pada tahun 2012.

"Keputusan mengusung Mochtar Mohamad menjadi calon tunggal sangat jelas tidak senafas dengan jalan perubahan Presiden Jokowi, dengan revolusi mental yang menjadi road map pemerintahannya," tuturnya.

Kata dia, PDIP melalui Ketua Umumnya, Megawati Soekarnoputri, selalu menekankan bahwa kader yang terbukti terlibat korupsi akan diberhentikan dengan tidak hormat.

"Keputusan PDIP Kota Bekasi tak senafas dengan revolusi mental Jokowi. Ini akan menjadi citra buruk juga untuk PDIP di Pilkada 2018 dengan mengusung mantan narapidana korupsi," tuturnya.

Ia berharap DPP PDIP dapat mempertimbangkan dengan cermat usul dari DPC PDIP Kota Bekasi. Usulan tersebut berpotensi menciderai hati dan nurani publik secara luas, khususnya warga Kota Bekasi.

"Keputusan itu harus dikaji ulang agar citra PDIP tidak dicederai hanya karena syahwat seseorang ingin maju ke Pilkada," tuding Anton. [zulfahmi/ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya