Berita

Rizal Damanik (tengah)

Nusantara

Deputi BKKBN Rizal Damanik Cetuskan Program Kampung KB

RABU, 06 DESEMBER 2017 | 19:06 WIB | LAPORAN:

Ada cara untuk mengurangi pertumbuhan penduduk di Tanah Air yang sejalan dengan visi Presiden Joko Widodo membangun Indonesia dari daerah pinggiran.

Cara itu dicetuskan Deputi Bidang Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), M. Rizal Damanik.

"Program ini sejalan dengan keinginan Presiden Joko Widodo, yang ingin membangun Indonesia dari daerah pinggiran. Dengan adanya Kampung KB, pemerintah dapat menyentuh merata terutama masyarakat di daerah pinggiran," kata Rizal kepada wartawan di Jakarta, Rabu (6/12).


Rizal menyebut kriteria Kampung KB adalah daerah-daerah pinggiran, yang memiliki angka kelahiran masih tinggi namun taraf perekonomiannya masih rendah. Ia mengungkap secara nasional tingkat pertumbuhan penduduk termasuk di Provinsi Sulawesi Tengah masih tinggi.

"Karena ini cakupanya nasional, jadi menangani masalah kependudukan tidak bisa hanya BKKBN. Harus semua bekerjasama dengan melakukan koordinasi lintas instansi, yang dikuatkan dengan Instruksi Presiden," lanjut dia.

Lebih lanjut, Akademisi Institut Pertanian Bogor itu mengungkap program Kampung KB telah berjalan selama dua tahun. Tahun pertama adalah tentang bagaimana mencanangkan Kampung KB di setiap provinsi. Tahun kedua, pencanangan Kampung KB ditargetkan ada di setiap kecamatan bahkan di setiap desa.

"Dengan begitu, pembangunan benar-benar dilakukan sampai menyentuh langsung ke masyarakat secara merata dari Sabang sampai Merauke. Artinya tidak ada lagi masyarakat yang tidak mendapat bantuan dan pelayanan," ungkapnya.

Kampung KB merupakan amanah dari UU 52/2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, sebagai dasar pelaksanaan program Kependudukan dan KB. Program itu menekankan kewenangan BKKBN untuk tidak hanya fokus pada masalah pengendalian penduduk, tetapi juga masalah pembangunan KB.

Salah satu kepala daerah yang memuji program Kampung KB adalah Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola. Dia memang mengharapkan kerjasama semua pihak agar jumlah penduduk di Sulteng, yang saat ini telah mencapai angka lebih dari 2 juta jiwa, dapat ditekan.

“Jumlah penduduk di Sulteng setiap tahunnya mengalami pertumbuhan 1,94 persen, jika dibandingkan pertumbuhan nasional hanya 1,49 persen. Kondisi jumlah penduduk yang besar ini akan menjadi beban pembangunan, bila sumber daya manusianya rendah," ujar Longki. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya