Berita

Foto: Istimewa

Nusantara

Berkendara Bebas Tanpa Helm di Jalan Raya, Siswa SMP Terjaring Razia

RABU, 06 DESEMBER 2017 | 18:52 WIB | LAPORAN:

Dua orang siswa SMP terjaring razia gabungan Badan Pajak dan Retibusi Daerah (BPRD), Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta dan kepolisian, Rabu (6/12) siang.

Tepatnya di Jalan Panjaitan, depan Kantor Samsat Jakarta Timur (Jaktim), Kebon Nanas, Jatinegara.

"Buru-buru pak, mau sekolah," timpal siswa tersebut.


Keduanya bocah SMP berjenis kelamin pria itu, terlihat masih mengenakan seragam pramuka. Saat ditanyakan surat-surat kelengkapan berkendara, mereka mengaku tidak memilikinya. Bahkan, saat terjaring razia, keduanya juga tidak mengenakan helm, meski melintas di jalan raya yang padat kendaraan.

Sehingga, petugas pun menghubungi orang tua siswa tersebut untuk menjemput ke lokasi razia.

Setelah orang tua siswa tersebut datang, Ardila pun memberikan imbaun agar tidak mengijinkan anak di bawah umur berkendara bebas di jalan raya.

Dalam razia tersebut, petugas juga menyasar pengendara yang menunggak Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Menurut Kanit Samsat Jaktim Ajun Komisaris Ardila Amry, pihaknya sangat mendukung upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Khususnya, dalam mengedukasi warga agar tertib pajak.

"Kita imbau warga untuk memanfaatkan penghapusan denda pajak dan bea balik nama ini," tuturnya.

Totalnya, ada 23 kendaraan terjaring razia tersebut. Dari jumlah tersebut, 19 di antaranya membayar di tempat untuk pengesahan STNK.

Sementara itu, Kepala Unit Pelayanan PKB dan BPNKB Jaktim, Wigat Prasetyo mengatakan, tahun ini target pendapatan daerah dari PKB di Jaktim ditetapkan Rp 1,5 triliun. Sedangkan, target pajak dari BPNKB sebesar Rp 1,2 triliun.

"Pendapatan dari PKB telah mencapai 94 persen, sedangkan dari BPKB sudah 92 persen," pungkasnya. [sam]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya