Berita

FGD/RMOL

Bisnis

Loket Uang Cash Di Stasiun Kereta Untuk Generasi Tua

RABU, 06 DESEMBER 2017 | 16:24 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kereta Api Indonesia (KAI) mendukung program pemerintah yang tengah menggalakan transaksi non tunai dengan meluncurkan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN). KAI mengaku sudah menerapkan sistem pembayaran dalam satu kartu elektronik sudah diintegrasikan ke berbagai moda transportasi dalam bentuk kartu yaitu Railpay.

"Sistem Cashless ini, di KRL sudah 100 persen, jadi kami pendukung utama pemerintah," kata Direktur Utama KAI Edi Sukmoro saat menjadi pembicara di Focus Discussion Group (FGD) "Transaksi Zaman Now Bye Bye Tunai" yang diselenggarakan Bank Indonesia bersama Harian Rakyat Merdeka di Hotel Westin, Kuningan, Jakarta, Rabu (6/12).

Selain itu, KAI pada 2014 telah mengintegrasikan pembayaran parkir hanya dengan kartu yang sekaligus bisa digunakan untuk naik Commuter Line. Upaya ini kata Edi cukup berhasil membuat masyarakat Jakarta menitipkan kendaraan di stasiun untuk kemudian menggunakan kereta ke tempat kerja.


"Jadi orang dari rumah bawa mobil ke stasiun, masuk Jakarta naik kereta," ujarnya.

Edi menjelaskan, memang sejauh ini baru Commuter line yang sudah 100 persen menggunakan transaksi non tunai, bahkan sudah terintegrasi sengan Bus Transjakarta.

Sementara untuk kereta jarak jauh baru sekitar 54 persen non-cash dan 46 cashless atau non tunai. Menurut Edi, pihaknya belum menerapkan pembayaran non tunai pada seluruh loket untuk kereta jarak jauh karena masih banyak generasi tua yang belum paham.

"Itu sengaja memang kami siapkan loket cash, karena generasi-generasi tua masih menggunakan uang secara langsung," demikian Edi. [san]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya