Berita

Kim Jong Un/Net

Dunia

Bagi Kim Jong Un, Ujicoba Hwasong 15 Adalah Sejarah Baru Bagi Korea Utara

RABU, 06 DESEMBER 2017 | 14:11 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong Un  memandang ujicoba yang berhasil atas  ICBM Hwasong 15 pada 29 November lalu  sebagai sebuah sebuah hal yang bersejarah.

Dalam keterangan pihak Korea Utara seperti diterima redaksi awal pekan ini, ujicoba yang dilakukan di pinggiran Pyongyang itu  menyempurnakan kekuatan nuklir nasional dan merupakan bentuk pembangunan kekuatan roket Korea Utara.

Menengok laporan yang pernah disampaikan Kim Jong Un pada Rapat Paripurna Komite Sentral Partai Buruh Korea, Maret 2013 mengatakan bahwa kedamaian dan kemakmuran negara dan kehidupan bahagia rakyat dijamin oleh kekuatan nuklir yang kuat.


"Jika kita memiliki kemampuan untuk melakukan ujicoba presisi dengan senjata nuklir, tidak ada kekuatan agresif yang berani menyerang kita," kata Kim pada saat itu.

"Semakin besar dan lebih kuat kemampuannya, semakin kuat pencegah agresi, terutama dalam kasus kami, musuh adalah Amerika Serikat, tenaga nuklir terbesar di dunia. Karena Amerika Serikat menimbulkan ancaman nuklir konstan ke negara kita, kita harus secara tegas mengkonsolidasikan kekuatan nuklir kita dalam hal kualitas dan kuantitas," tambahnya.

Selama empat tahun terakhir, dia telah melakukan upaya yang sungguh-sungguh untuk membangun kekuatan nuklir negara tersebut. Di bawah bimbingan pribadinya, Korea Utara telah mencapai keberhasilan besar dalam tes peluncuran SLBM, IRBM darat Hiddong 10 dan 12 dan ICBM Hwasong 14.

Karena sekarang telah memiliki sistem ICBM tipe baru yang mampu membawa hulu ledak ekstra besar yang berat untuk menyerang seluruh daratan Amerika Serikat, Korea Utara yakin mampu mempertahankan kedaulatan dan integritas teritorialnya serta kehidupan damai rakyatnya. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya