Berita

Yasonna Laoly/Net

Nusantara

Mahasiswa Muhammadiyah Desak Jokowi Segera Depak Tiga Orang Ini Dari Kabinet

RABU, 06 DESEMBER 2017 | 07:39 WIB | LAPORAN:

Koordinator Gerakan Mahasiswa Muhammadiyah se-Indonesia, Gifari Shadad menilai sudah sepatutnya Presiden RI Joko Widodo segera melakukan reshuffle kabinet.

"Karena akhir tahun 2017 menjadi titik refleksi bagi pemerintah Jokowi-JK, yang pada dasarnya, apakah program dan kinerja Jokowi-JK sudah mampu menyentuh pada masyarakat serta membawa Indonesia menjadi negara berkemajuan dari tahun-tahun sebelumnya," tandasnya dalam keterangan pers yang diterima wartawan, Rabu (6/12).

Katanya, terkait refleksi tersebut, ada tiga sektor yang harus diperhatikan Jokowi. Pertama sektor ekonomi. Dimana tidak bisa dipungkiri bahwa saat ini daya beli masyarakat kian merosot. Yang kedua sektor keamanan yang saat ini, aksi separatisme kian meningkat. Yang ketiga yakni dari sisi hukum. Penglihatan dia, hukum masih saja bak pisau yang tumpul ke atas dan tajam ke bawah.


"Dari dampak tersebut tiga aspek harus di evaluasi oleh bapak Presiden Joko Widodo, Yaitu Menteri Koordinator Bidang Ekonomi (Darmin Nasution), Kepala Badan Intelejen (Budi Gunawan) dan Menteri Hukum dan HAM (Yasonna Laoly). Patut menjadi perioritas untuk di reshuffle," tegasnya.

Desakan reshuffle kabinet itu menurut dia sesuai dengan hasil konsolidasi mahasiswa Muhammadiyah se-Indonesia baru-baru ini.

"Jika ini tidak segera ditindaklanjuti oleh bapak Presiden, bisa dikatakan pemerintah akan menjadi musuh bersama bagi kaum mahasiswa se-Indonesia," pungkasnya. [mel]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya