Berita

Foto/Net

Nusantara

DP4 Pilkada 2018 Menyentuh 160 Juta Jiwa

SELASA, 05 DESEMBER 2017 | 02:56 WIB | LAPORAN:

Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) dalam Pilkada serentak 2018 telah mencapai 160 juta calon pemilih.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Viryan Aziz menjelasakan angka tersebut merupakan hasil perhitungan KPU dengan pemerintah melalui data administrasi kependudukan (Adminduk).

"Sejumlah warga pemilih tersebut tersebar di 31 Provinsi yang daerahnya menyelenggarakan Pilkada serentak 2018," kata Viryan seperti diberitakan kantroberitapemilu.com, Senin (4/12).


Viryan menuturkan, sebanyak 160 juta lebih pemilih tersebut, tersebar 381 Kabupaten/Kota. Rinciannya, 5.564 Kecamatan dan 64.526 Kelurahan di 31 Provinsi.

"Totalnya 160.756.143  jiwa. Jumlah pemilih laki-laki ada sebanyak 80.608.811 jiwa. Jumlah pemilih perempuan sebanyak 80.147.332 jiwa. Semua data tersebut sudah 16 digit. Syarat mengunakan hak pilih adalah menggunakan KTP-el dan surat keterangan," jelas Viryan.

Untuk diketahui, ada tiga Provinsi yang tidak mengikuti pemilihan Pilkada serentak 2018. Di antaranya, DKI Jakarta, Papua Barat dan DIY. [nes]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya