Berita

Perhitungan ulang di Honduras/BBC

Dunia

Diboikot Oposisi, Honduras Hitung Ulang Surat Suara Pilpres

SENIN, 04 DESEMBER 2017 | 08:15 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pengadilan Pemilu di Honduras memulai penghitungan ulang sebagian suara yang diberikan dalam surat suara presiden yang disengketakan akhir pekan kemarin.

Hal itu dilakukan setelah ada permintaan dari pihak koalisi oposisi pasca hasil awal menunjukkan bahwa calon incumbent, yakni Juan Orlando Hernandez, menang dengan selisih beberapa ribu suara.

Dengan 95% suara yang dihitung, Presiden Hernandez memiliki 42,9% suara sementara oposisi, Salvador Nasralla memiliki 41,4%. Oposisi memboikot hasil tersebut karena menilai ada manipulasi suara.


Pasca boikot, ribuan orang Honduras turun ke jalanan di ibukota dan sejumlah kota lainnya untuk menunjukkan dukungan mereka terhadap Nasralla. Aksi tersebut tidak jarang diwarnai kekerasan. Sejauh ini telah ada tiga korban jiwa, puluhan korban luka dan ratusan demonstran yang diamankan karena kekerasan di tengah aksi.

Otoritas keamanan di Honduras terpaksa memperketat keamanan dan memberlakukan jam malam.

Pejabat Amerika Serikay dan kepala Organisasi Negara-negara Amerika telah meminta warga Honduras untuk menahan diri dari kekerasan dan membiarkan pejabat pemilihan melaksanakan penghitungan ulang tersebut. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya