Berita

Polisi Jerman berjaga/BBC

Global

Sempat Diduga Bom, Paket Mencurigakan Di Jerman Ternyata Upaya Pemerasan

SENIN, 04 DESEMBER 2017 | 07:56 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Polisi menyelidiki sebuah bom yang ditemukan di sebuah pasar Natal di Jerman jelang akhir pekan kemarin.

Hasil investigasi menemukan bahwa paket yang semua diduga bom itu bukanlah upaya terorisme melainkan upaya untuk memeras perusahaan pelayaran, DHL.

Paket itu dikirimkan ke sebuah apotek di dekat sebuah pasar di Potsdam.


Polisi melakukan ledakan yang terkendali di perangkat, yang penuh dengan bahan peledak namun tidak memiliki detonator.

Setelah memindai kode QR pada paket tersebut, polisi menemukan bahwa para pengirim paket menuntut jutaan euro untuk tidak meledakkan bom yang sebenarnya tidak bisa meledak tersebut.

"Kabar baiknya adalah bahwa kita dapat mengatakan, dengan segala kemungkinan, bahwa paket itu tidak ditujukan untuk pasar Natal," kata Menteri Dalam Negeri Brandenburg Karl-Heinz Schröter seperti dimuat BBC awal pekan ini.

Polisi mengatakan paket serupa dikirim ke pedagang online yang berbasis di Frankfurt baru-baru ini.

Jerman berada dalam peringatan teror yang meningkat, setahun setelah 12 orang tewas dalam serangan di sebuah pasar Natal di Berlin.

Pejabat telah memperingatkan warga untuk memanggil polisi jika menemukan paket yang mencurigakan. Polisi memperingatkan bahwa warga harus waspada terhadap noda, kabel yang terlihat dan alamat pengirim yang tidak dikenal atau hilang. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya