Berita

Hwasong-15/Net

Dunia

Hwasong-15, Bentuk Nyata Ideologi Juche Korea Utara

SABTU, 02 DESEMBER 2017 | 17:16 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Korea Utara kembali berhasil menarik perhatian dunia pada 29 November lalu, tepatnya ketika melakukan uji coba rudal balikstik antar-benua Hwasong-15.

Menurut Presiden Asosiasi Studi Politik Songun Inggris Dr Dermot Hudson, seperti keterangan yang diterima redaksi, Hwasong-15 merupakan bentuk kemenangan besar bagi warga Korea Utara atas perlawanan terhadap imperialis Amerika Serikat.
 
Hwasong-15 sendiri merupakan tipe baru ICBM yang meledak dalam kegelapan. Rudal tersebut diluncurkan pada dini hari dan mencapai ketinggian 4.475 km serta menempuh jarak tempuh sejauh 950 km selama 53 menit sebelum melakukan pendaratan akurat di perairan laut terbuka di Laut Timur Korea.


Dr Dermot Hudson yang juga merupakan Kepala Kelompok Studi Juche dan Kepala Asosiasi Persahabatan Inggris-Korea itu menjelaskan bahwa Hwasong 15 lebih maju daripada pendahulunya, Hwasong-14 yang diuji pada bulan Juli.

Hwasong-15 mampu menyerang semua daratan Amerika Serikat. Dikatakan bahwa Hwasong-15 melonjak sampai ketinggian 10 kali dari Stasiun Luar Angkasa Internasional.

Ia menilai bahwa kemampuan Hwasong-15 ini jangan diragukan dan merupakan bentuk kemajuan teknologi dan ilmiah Korea Utara. Para ilmuwan dan teknisi Korea Utara memproduksi ICBM tipe baru hanya dalam waktu 3 hingga 4 bulan.

Hwasong-15 juga dinilainya sebagai bentuk sistem mandiri berbasis Juche, yang dikembangkan dengan usaha dan teknologi dalam negeri 100 persen agar sesuai dengan kondisi spesifik dari negara tersebut.

Menurutnya, ada empat hal yang ditunjukkan oleh Kim Jong Un melalui Hwasong-15 ini, yakni, menunjukkan kemajuan Korea Utara dalam teknologi nuklir dan rudal tak terbendung tidak peduli sanksi apa yang dapat dipaksakan oleh Amerika Serikat.

"Kedua, ini menunjukkan kebenaran garis bangunan ekonomi dan gaya nuklir secara paralel," jelasnya.

"Ketiga, ini merupakan demonstrasi semangat revolusioner kemandirian dan gagasan pertama pengembangan diri," tambannya dan terakhir adalah manifestasi dari keabsahan dan vitalitas Ide Juche dan Ide Songun. [mel]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya