Berita

Happy Bone Zulkarnaen/net

Politik

Happy Bone: Bulan Desember Injury Time Buat Golkar

SABTU, 02 DESEMBER 2017 | 10:38 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

  Bulan Desember ini adalah sisa waktu terakhir alias injury time bagi Partai Golkar untuk memperbaiki citra dan elektabilitas,

Satu-satunya cara adalah lewat Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub).

Demikian disampaikan politikus senior Partai Golkar, Happy Bone Zulkarnaen, dalam diskusi "Mencari Sosok Masa Depan Golkar" di Cikini, Jakarta, Sabtu (2/12).


Dia menjelaskan, desakan untuk melakukan Munaslub sudah disuarakan lebih dari 2/3 total DPD I Golkar yang memegang hak suara.

"Karena kita menghadapi tahun politik, kita perlu waktu untuk konsolidasi. Bulan Desember ini adalah injury time, kalau tidak manfaatkan momentum sebaik-baiknya, Golkar bisa jadi tergerus," terangnya.

Dia mengungkapkan, berdasarkan berbagai survei politik, posisi elektabilitas Partai Golkar saat ini ini berada di angka tujuh persen. Namun, ia tidak sepenuhnya setuju jika Golkar disebut berada di titik nadir.

"Itu multi tafsir. Tapi, kalau parameternya survei maka saat ini sangat rendah," ucapnya.

Berdasarkan pengalamannya di Golkar pada masa-masa krisis, ia yakin selalu ada jalan keluar dari permasalahan yang melanda partainya.

"Dari pengalaman kita yang lalu-lalu, kita juga punya kiat-kiat untuk menaikkan citra Golkar dan menaikkan elektabilitas. Tapim kuncinya di konsolidasi. Saya turun gunung, saya merasa perlu menyelamatkan partai ini karena Golkar adalah aset nasional, dan saya merasa punya tanggung jawab terhadap partai," ucap Happy.

"Golkar masuk IGD (instalasi gawat darurat), analogi itu bisa benar. Dikasih vitamin, perawatan dan obat, penyembuhan kemudian bagaima dia mulai kembali sehingga siap bertarung," tambah Happy Bone. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya