Berita

RMOL

Nusantara

Fatayat Nu Persiapkan Perempuan Indonesia Sukseskan Pembangunan

JUMAT, 01 DESEMBER 2017 | 08:58 WIB | LAPORAN:

Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) menyatakan siap mendidik serta mempersiapkan perempuan Indonesia agar bisa turut berperan aktif dalam menyukseskan pembangunan.

Demikian disampaikan Ketua Umum Fatayat NU Anggia Ermarini dalam acara Pelatihan Kepemimpinan Nasional bertema 'Rejuvenasi Kepemimpinan Perempuan Nasional' di Hotel Aryaduta, Jakarta, Jumat (1/12).

Anggia menuturkan, peluang kepemimpinan perempuan terjadi ketika ada perubahan paradigma berfikir di kalangan pemimpin negara di masyarakat, dan terutama pada kaum perempuan.


Untuk mampu berada pada posisi itu, perempuan harus memiliki upaya mandiri untuk dapat berdaya, kemudian mampu merebut peluang, yaitu langkah afirmatif yang dibentangkan kepadanya. Jika tidak, akses untuk menjadi pemimpin bagi perempuan hanyalah isapan jempol belaka.

"Perempuan memiliki banyak peluang menjadi pemimpin. Akan tetapi tantangan terbesar adalah belum terlatihnya perempuan dalam kepemimpinan publik dan pilihan perempuan untuk berada di rumah," jelasnya.

Lanjut Anggia, hadirnya pemimpin perempuan perlu mendapatkan dukungan strategis dari sistem budaya kepemimpinan Indonesia saat ini.

Karena itu, untuk menjawab berbagai tantangan tersebut maka dibutuhkan strategi yang tepat dalam melatih dan mempersiapkan perempuan yang berpotensi untuk mampu tampil kedepan sebagai pemimpin yang berkualitas.

"Fatayat NU berkeyakinan dengan mendidik serta menciptakan perempuan berkualitas, maka peluang perempuan menjadi pemimpn baik sebagai individu maupun organisasi bisa sejajar atau bahkan duduk pada posisi-posisi strategis di negara ini," demikian Anggia. [wah]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya