Berita

Foto/Net

Nusantara

BPJS Kes dan BPJS-TK Bakal Telusuri Keluhan PHL Sudin LH Jakut

KAMIS, 30 NOVEMBER 2017 | 21:34 WIB | LAPORAN:

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kes) DKI Jakarta akan menelusuri keluhan para pekerja harian lepas (PHL) di Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara yang belum menerima kartu layanan kesehatan.

Sampai saat ini sejumlah PHL tersebut belum menerima kartu BPJS Kes maupun ketenagakerjaan.

"Jadi kan kita terima data dari lembaga secara kolektif, kami harus cek dulu datanya ke lembaga terkait," ujar Nopi Hidayat selaku Humas BPJS-Kesehatan Pusat ketika dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (30/11).


Nopi menjelaskan, memang saat ini kantor cabang BPJS Kes Jakarta Utara telah melakukan rekonsiliasi serta proses cetak dan minggu depan diperkirakan sudah dapat diterima. Untuk pelayanan pihaknya memastikan tidak ada kendala.

"Cukup menunjukan identitas pada faskes dan komunikasi kedua belah pihak apabila terjadi kesulitan pelayanan, prinsip nya kita berusaha memberikan hak peserta sesuai dengan ketentuan yang berlaku," jelas Nopi.

Sementara itu, Kepala Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-TK) Cabang Cilincing Jakarta Utara, Yudi Amrinal mengatakan, pada prinsipnya dari pihak BPJS-TK tidak ada kendala dalam penyerahan kartu BPJS-TK.

"Kami selalu berkoordinasi dengan Sudin Lingkungan Hidup dan tidak pernah terlambat, begitupun ada pendaftaran baru langsung kami serahkan ke lembaga terkait," ujarnya saat dihubungi.

Yudi menuturkan, bisa saja keterlambatan terjadi dari instansi Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Utara, mengingat karyawan mereka ribuan.

"Keterlambatan penyerahan kartu BPJS ketenagakerjaan bisa saja kendala di Sudinnya, kan karyawan mereka banyak ada ribuan. Tapi kalau dari kami tidak pernah terlambat dan langsung menyerahkan," tutur dia. [nes] 

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya