Berita

Raja Mohammed VI di KTT tersebut/Net

Dunia

Partisipasi Raja Mohammed VI Di KTT UA-UE Tuai Apresiasi

KAMIS, 30 NOVEMBER 2017 | 14:36 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Raja Maroko, Raja Mohammed VI mengambil bagian dalam KTT Uni Afrika (UA) dan Uni Eropa (UE) ke-5 yang digelar di Abidjan (Rabu, 29/11).

Partisipasinya mendapat apresiasi dari banyak pihak, termasuk Presiden Pantai Gading,  Presiden Republik Guinea serta dari kepala negara Uni Afrika lainnya. Pasalnya, kehadiran Raja Mohammed VI mendapat komitmen pan-Afrika berdaulat.

Ketua Komisi Uni Afrika Moussa Faki Mahamat, dalam kesempatan tersebut secara khusus memuji kembalinya Maroko ke Uni Afrika. Ia menekankan bahwa tema KTT ini sesuai dengan tema tahunan Uni Afrika yaitu "Memanfaatkan Dividen Demografis Melalui Investasi di Pemuda".


UNSG Antonio Guterres memuji pilihan tema tersebut, mengatakan bahwa pemuda adalah masa depan dan harus didengarkan dan ditempatkan di pusat tindakan kita dan program nasional dan internasional.

Dalam KTT tersebut, Raja Mohammed VI menggarisbawahi bahwa setelah pernyataan politik Brussels pada bulan April 2014, baik Uni Eropa maupun Uni Afrika mencapai tujuan yang ditetapkan dikompromikan oleh banyak tantangan yang terkait dengan keamanan, perubahan iklim dan pembiayaan pembangunan.

Presiden Dewan Eropa Donald Tusk menyerukan tindakan bersama dan strategi untuk menerapkan ketentuan-ketentuan Perjanjian Paris dan 2030 agenda tujuan pembangunan berkelanjutan.

Sedangkan Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker mengatakan bahwa kemitraan Eropa-Afrika menyaksikan banyak kemajuan dan harus diperkuat lagi melalui kerja sama multi-sektoral yang berdampak positif bagi pembangunan berkelanjutan.

Presiden parlemen Pan-Afrika Roger Nkodo Dang dan presiden parlemen Eropa menyoroti kontribusi yang dapat dibuat oleh dua serikat pekerja parlemen untuk memperkuat kemitraan win-win antara Uni Afrika dan Uni Eropa. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya