Berita

Foto/RMOL

Nusantara

Paripurna Dewan Setujui APBD DKI 2018 Naik Jadi Rp 77 Triliun

KAMIS, 30 NOVEMBER 2017 | 13:55 WIB | LAPORAN:

. Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta menyetujui Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) DKI Jakarta Tahun 2018.

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi dengan agenda penetapan Peraturan Daerah Tentang APBD DKI Tahun 2018 ini dihadiri oleh Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Dalam rapat tersebut, Prasetyo mempersilahkan Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Syarifuddin untuk membacakan laporan hasil pembahasan Banggar terhadap Raperda tentang APBD DKI 2018.


Syarifuddin mengakan bahwa dalam beberapa waktu terakhir, sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri, pihaknya sudah membahas Raperda tentang APBD 2018 bersama Pemprov DKI, dalam hal ini Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD). Di situ pihaknya sudah sepakat perihal adanya kenaikan APBD DKI 2018.

"Total APBD Provinsi DKI Jakarta Tahun Anggaran 2018 sebesar Rp. 77.117.365.231.898," kata dia di ruang paripurna, Gedung DPRD, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (30/11).

Angka sebesar itu menurut dia muncul dari beberapa pos-pos anggaran. Pertama yakni dari pendapatan daerah yang sebesar Rp. 66.029.983.254.727 dan yang kedua dari pengeluaran pembiayaan sebesar Rp. 5.947.723.000.000,00.

Kemudian lanjutnya, angka itu juga berasal dari penyertaan modal (investasi) pemerintah paerah sebesar Rp. 5.914.093.000.000. Terakhir dari pembayaran pokok utang Rp. 33.630.000.000.

Mendengar itu, pimpinan rapat Prasetyo pun menanyakan ke semua anggotanya apakah menyetujui atau tidak anggaran sebesar itu.

"Apakah APBD DKI Jakarta sebesar Rp. 77.117.365.231.898 disetujui?" tanya Prasetyo yang disambut setuju semua anggota yang hadir.

APBD DKI tahun 2018 naik dibandingkan APBD tahun 2017 yang hanya sebesar Rp. 76 triliun. [rus]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya