Berita

Ilustrasi/BBC

Dunia

Palang Merah Beli 750.000 Liter Solar Utuk Pompa Air Di Yaman

KAMIS, 30 NOVEMBER 2017 | 10:40 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Komite Internasional Palang Merah membeli 750.000 liter solar untuk membantu menyediakan air bersih bagi jutaan orang yang tinggal di Yaman.

Dimuat BBC, sembilan kota kehabisan air bersih bulan ini karena blokade yang dilakukan oleh koalisi pimpinan-Saudi. Hal itu mencegah impor bahan bakar yang dibutuhkan untuk pemompaan dan sanitasi.

Koalisi tersebut, yang telah mendukung pemerintah Yaman dalam perangnya dengan gerakan pemberontak Houthi sejak tahun 2015, menutup perbatasan Yaman untuk menghentikan dugaan penyelundupan senjata pada tanggal 6 November setelah sebuah rudal ditembakkan ke ibukota Saudi, Riyadh.


Pembelian bahan bakar ICRC akan memungkinkan sistem air di dua kota, yakni Hudaydah dan Taiz, beroperasi selama satu bulan.

ICRC menggambarkan langkah tersebut sebagai hal yang luar biasa dan tidak berkelanjutan.

ICRC dan organisasi kemanusiaan lainnya mengatakan bantuan saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan 27 juta orang di Yaman, dan telah meminta koalisi untuk segera mengizinkan pengiriman makanan dan bahan bakar komersial.

Yaman bergantung pada impor untuk lebih dari 90 persen kebutuhannya, dan menghadapi keadaan darurat keamanan pangan terbesar di dunia bahkan sebelum blokade diperketat.

Lebih dari 2,5 juta orang di Yaman saat ini tanpa akses terhadap air bersih sebagai hasilnya, menurut ICRC.

Pada hari Rabu, juru bicara ICRC Iolanda Jaquemet mengatakan bahwa mereka telah memutuskan untuk membeli bahan bakar untuk memasok papan air di Hudaydah dan Taiz sebagai upaya terakhir.

Sisa stok bahan bakar, beberapa hanya tersedia di pasar gelap, telah meroket dalam harga sehingga dewan air setempat tidak mampu membayarnya. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya