Berita

Imas Aryumningsih/Net

Nusantara

Subang Sabet Swasti Saba Kota Sehat 2017

RABU, 29 NOVEMBER 2017 | 10:15 WIB | LAPORAN:

. Pemerintah Kabupaten Subang, Jawa Barat menjadi salah satu daerah yang meraih penghargaan Swasti Saba Kota Sehat 2017.

Penghargaan itu diberikan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), di Ruang Sasana Bhakti Praja, Kemendagri, Jakarta Pusat, Selasa (28/11).

Atas penghargaan tersebut, Bupati Subang Imas Aryumningsih mengatakan kalau penghargaan itu tidak bisa dilepaskan dari kerjasama dengan semua pihak selama ini, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat secara berkesinambungan.


"Alhamdulillah dengan niat ikhlas kami bekerjasama dengan seluruh organisasi perangkat daerah, masyarakat dan dinas terkait terutama. Misalnya dapat Adipura Dinas Lingkungan Hidup, lalu saya mengeluarkan aturan Jumat bersih. Dua jam untuk bebersih, minimal tiap kantor masing-masing," kata Imas usai menerima penghargaan.

Dijelaskan, selama ini Pemkab Subang aktif memantau kesehatan masyarakat di wilayah Subang.

Misalnya, dia melanjutkan Dinas Kesehatan bersama-sama masyarakat menangani anak kekurangan gizi, mengadakan program pengurangan resiko ibu meninggal, dan lain sebagainya.

"Kita turun karena ada program ketuk pintu. Jadi setiap rumah, perawat diwajibkan mengetuk tiap rumah karena tiap rumah itu ada juga nenek-nenek sakit yang enggak bisa berangkat, kita datangi, kita jemput, jadi alhamdulillah sekarang Subang dapat penghargaan," kata Imas.

Selain itu, pihaknya juga meraih nilai tertinggi dalam penganugerahan penghargaan ini. Karenanya, ia sangat bersyukur atas capaian yang berhasil diraihnya bersama semua pihak, termasuk masyarakat.

"Terutama kesadaran masyarakat, kita bersama-sama dengan lapisan masyarakat dan instansi lainnya seluruhnya turun. Alhamdulillah ada hasilnya dapat penghargaan kabupaten sehat. Sebetulnya kita merubah kebiasaan. Dengan kekompakkan alhamdulillah banyak yang kita raih dengan kerja keras," ujarnya.

Meski demikian, Imas mengaku bukan hanya mengejar penghargaan semata. Sesungguhnya ia menginginkan adanya perubahan daerah Subang menjadi lebih baik, khususnya dalam bidang kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Sedangkan mengenai apakah dirinya akan kembaliencalonkan diri dalam pilkada kedepan, Imas mengaku sudah siap dan akan melanjutkan program-program yang sudah berjalan.

"Kebetulan dari partai dapat rekomendasi kembali maju. Intinnya saya ingin menyelesaikan program-program yang belum. Insya Allah, karena masyarakat bergairah, saya yakin kedepan tidak akan merubah program insya Allah ada izin Allah. Lalu masyarakat Subang memilih saya dan berhasil melanjutkan program ke depan," demikian Imas. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya