Berita

Ivanka Trump/Net

Dunia

Saran Ivanka Trump Untuk India: Perbanyak Pekerja Wanita Demi Dongkrak Perekonomian

RABU, 29 NOVEMBER 2017 | 08:32 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Putri Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang juga penasihat senior Gedung Putih, Ivanka Trump memiliki saran agar India bisa semakin mendongkrak perekonomiannya.

Berbicara di Global Entrepreneurship Summit di kota Hyderabad, India selatan, Ivanka mengatakan bahwa India harus memiliki lebih banyak wanita bekerja. Pasalnya, peningkatan jumlah wanita dalam angkatan kerja dapat mendorong pertumbuhan ekonomi negara.

"Anggap saja, jika India menutup jaring pemisah gender hingga separuh, ekonomi Anda bisa tumbuh lebih dari 150 miliar dolar AS dalam tiga tahun ke depan," kata Ivanka.


Angkatan kerja wanita memang menjadi salah satu masalah yang familiar dengan India. Angka resmi untuk tahun 2012, menunjukkan bahwa kurang dari sepertiga wanita India berusia di atas 15 tahun bekerja atau secara aktif mencari pekerjaan.

Bank Dunia mengatakan pada bulan Mei bahwa kenaikan hanya ada di angka enam persen poin dalam proporsi perempuan yang bekerja akan menghasilkan peningkatan dramatis dalam pertumbuhan ekonomi India senilai 2,4 triliun dolar.

Saran tersebut disampaikan Ivanka di tengah pertumbuhan ekonomi India yang merosot menjadi 5,7 persen pada kuartal terakhir. Ini adalah penurunan terendah sejak Perdana Menteri Narendra Modi berkuasa pada 2014, dan jauh dari tingkat 7 persen yang dicapai pada bulan-bulan terakhir tahun lalu. Demikian seperti dimuat CNN Money. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya