Berita

Rohadi/Net

Hukum

Rohadi Akui Uang Rp 700 Juta Dari Sareh Untuk Urus PK Sengketa Tanah

SELASA, 28 NOVEMBER 2017 | 19:04 WIB | LAPORAN:

Mantan Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara Rohadi mengakui bahwa dirinya pernah diminta oleh Politikus Gerindra Sareh Wiyono untuk mengamankan sebuah perkara terkait sengketa tanah di wilayah Jakarta Timur.

Menurut Rohadi, perkara sengketa tanah yang diminta Sareh telah bergulir di tingkat peninjauan kembali (PK). Dari hasil kerjanya, Rohadi menerima imbalan Rp700 juta.

Uang tersebut ditemukan di mobil Rohadi saat ditangkap tangan penyidik KPK 15 Juni 2016 lalu. Rohadi mengaku mengambil uang tersebut di Apartemen milik Sareh di kawasan SCBD, Sudirman, Jakarta.


"Saya tidak tahu kaitan pak Sareh (dengan perkara sengketa tanah), yang penting dia yang minta urus perkara itu," ujar Rohadi usai pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (28/11).

Perkenalan Rohadi dengan Sareh dimulai saat Sareh menjadi hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, sebelum menjadi anggota DPR, politikus Gerindra.

Rohadi merupakan terpidana kasus suap penanganan perkara pedangdut Saipul Jamil. Dia divonis 7 tahun penjara dan denda Rp300 juta subsider 3 bulan kurungan lantaran terbukti secara sah dan meyakinkan menerima suap untuk menangani perkara Saipul Jamil.

Selain kasus suap, Rohadi juga ditetapkan sebagai tersangka penerima gratifikasi dan pencucian uang.

Dia ditetapkan sebagai tersangka penerimaan gratifikasi dalam kapasitasnya sebagai panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara dan Pengadilan Negeri Bekasi terkait pengurusan perkara di MA

Untuk kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU), Rohadi diduga menyamarkan sejumlah aset yang disinyalir didapat dari hasil korupsi. [nes]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Intervensi Prabowo soal Kabinet Jelang Pelantikan Presiden

Jumat, 03 Juli 2026 | 06:13

Sehina-hinanya, Serendah-rendahnya

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:48

Rezim Baru dan Kelahiran Organisasi Pemuda Paramiliter

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:41

Satu Polisi Tewas Dibacok saat Gerebek Bandar Sabu di Katingan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:18

Jokowi Kecewa Berat Roy Suryo-Dokter Tifa Tak Ditahan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:15

Jokowi Tidak Rela Kehilangan Kekuasaan

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:26

Spanyol Lolos ke 16 Besar setelah Gasak Austria 3-0

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:12

Raja Juli Antoni Dituntut Terbuka soal Kasus Bupati Kuansing

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:03

Flyover Latumenten Bisa Kurangi Kemacetan 40 Persen

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:30

Sangat Aneh Kejaksaan Belum Periksa Jokowi

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:17

Selengkapnya