Berita

Foto: Istimewa

UKM Indonesia Ikuti "Modest Fashion dan Halal Expo" di Jepang

SELASA, 28 NOVEMBER 2017 | 18:52 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Indonesia turut berpartisipasi pada  Modest Fashion dan Halal Expo yang pertama ada di Jepang. Halal Expo Japan yang telah diselenggarakan sejak 2015 memberikan perhatian besar pada industri produk Halal yang makin berkembang pesat di seluruh dunia dan khususnya di Jepang.

Pameran berlangsung pada tanggal 21 - 23 November 2017 di Taito City Center Tokyo, Jepang. Paviliun Indonesia di Halal Expo Japan terdiri total 40 UKM yang didukung oleh Kementerian Koperasi dan UKM, Dinas Perindag Kota Bandung, Atase Pertanian, Atase Perdagangan, KBRI Tokyo, Islamic Fashion Institute (IFI), dan 1 perusahaan mandiri.

"Sejalan dengan pelaksanaan program promosi dan perluasan akses pasar produk UKM Indonesia, pemerintah memberikan dukungan dan melihat potensi yang sangat besar untuk produk Halal dan modest fashion," kata Deputi Produksi dan Pemasaran, Kementerian Koperasi dan UKM, I Wayan Dipta, Selasa (27/8).


Total transaksi ritel yang diperoleh peserta UKM Indonesia selama pelaksanaan pameran sebesar Rp 188.407.350. Total order buyers potensial selama tiga hari pameran berlangsung mencapai Rp 16.550.530.500.

Saat ini,  Indonesia menduduki peringkat ke-10 dalam industri dan pasar halal dunia. Estimasi permintaan produk makanan halal dunia akan mengalami pertumbuhan sebesar 6,9% dalam enam tahun ke depan, yaitu dari US$ 1,1 triliun pada tahun 2013 menjadi US$ 1,6 triliun tahun 2018.

Negara potensial tujuan ekspor produk halal dan modest fashion diantaranya adalah Jepang, Malaysia, Maroko, Mesir, Taiwan, Philipina, China, Australia, dan Singapura.

Hal tersebut menunjukkan betapa besar peluang pasar internasional maupun domestik bagi produk UKM Indonesia. Indonesia menempati posisi sebagai konsumen terbesar produk makanan Halal di dunia hingga mencapai nilai US$ 197 miliar.

Dalam rangkaian pelaksanaan kegiatan Halal Expo Japan juga telah berlangsung business matching dengan potensial buyer Jepang diantaranya adalah Isetan yang merupakan jaringan supermarket terbesar di Jepang dan Yagi Trading yang merupakan importir produk fesyen internasional. Diharapkan dari business matching ini dapat menciptakan jaringan pemasaran produk UKM Indonesia potensial ekspor dengan buyers Jepang dan pasar internasional pada umumnya.

Indonesia juga menjadi salah satu pemenang lomba desain kreatif modest fashion yang diselenggarakan oleh Halal Media Japan. Pameran Halal Expo Japan 2017 diikuti131 exhibitor dari 7 negara, dan dikunjungi lebih dari 7.869 orang pengunjung selama 3 hari pameran berlangsung. [sam]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya