Berita

Nusantara

Cegah Penyebaran Hoax, Menkominfo Koordinasi dengan KPU dan Bawaslu

SELASA, 28 NOVEMBER 2017 | 16:03 WIB | LAPORAN:

Kementerian Komunikasi dan Informatika lakukan koordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) melakukan koordinasi menjelang tahun politik yang akan dimulai dengan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2018 dan dilanjutkan dengan Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif 2019 mendatang.

Menkominfo Rudiantara menyebutkan, koordinasi itu dilakukan untuk memitigasi penggunaan media sosial yang dilakukan oleh para pendukung peserta Pilkada.

"Kami berkoordinasi dengan KPU dan Bawaslu terutama. Untuk memitigasi, potensi penggunaan media sosial oleh para pendukung atau pun relawan dari calon-calon yang berkontestasi. Jadi kami sedang bicarakan," kata Rudi ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (28/11).


Rudi menyebutkan, nantinya melalui koordinasi itu akan ditetapkan aturan berapa maksimal akun media sosial yang harus didaftarkan untuk digunakan selama proses kampanye Pilkada.

Jika nantinya terdapat akun yang menyebarkan berita terkait Pilkada namun tidak terdaftar, akan dimitigasi oleh pemerintah.

"Bukan melalui aturan teknis tapi lebih kepada administrasi. Misalnya, berapa maksimal akun yang harus didaftarkan. Biar yang gak terkontrol di luar dimitigasi," jelas Rudi.

Meski sebenarnya indikasi penyalahgunaan media sosial saat ini cenderung menurun sejak Pilkada DKI lalu, namun Rudi beranggapan pencegahan tetap harus dilakukan. Menurutnya, penyebaran hoax pada saat Pilkada juga lebih banyak terjadi di kota-kota besar.

"Kalau dilihat sekarang sih menurun sejak 2017 setelah pilkada, dari kualitas maupun kuantitas. Namun kita tidak bisa underestimate pada saat pemilihan serentak pilkada. Jadi lebih baik kami jaga," tutupnya. [sam]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya