Berita

Qatar/Net

Dunia

Qatar Klaim Jadi Salah Satu Negara Teraman Di Dunia

SELASA, 28 NOVEMBER 2017 | 09:34 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kementerian Perencanaan dan Statistik Qatar menyebut bahwa negaranya berada di peringkat terendah di dunia dalam hal tingkat kejahatan. Hal itu mencerminkan status keamanan global negara tersebut, yang sejalan dengan Visi Nasional Qatar 2030 yang bertujuan menciptakan masyarakat keamanan, keadilan, dan ekonomi. kemakmuran.

Mohamed al-Muhannadi, direktur departemen statistik kependudukan dan sosial di kementerian tersebut mengatakan dalam sebuah presentasi awal pekan ini bahwa Qatar telah menjadi pusat terkemuka di indikator keamanan dunia.

Dia mencatat Qatar memiliki tingkat kejahatan terendah di Timur Tengah dan tingkat kejahatan terendah ketujuh secara global di indeks yang sama, menurut Indeks Kejahatan Global tahunan (Numbeo) terbaru, salah satu ensiklopedi terbesar dan terpopuler di Internet.


Al-Muhannadi menunjukkan bahwa Qatar menduduki puncak daftar negara-negara Timur Tengah dan Afrika Utara dalam Indeks Perdamaian Global untuk tahun kesembilan berturut-turut, dan berada di peringkat 30 di antara 163 negara yang termasuk dalam laporan Institut Ekonomi dan Perdamaian London.

Dia mengatakan Qatar telah mempertahankan peringkat pertamanya di Timur Tengah dan Afrika Utara selama beberapa tahun terakhir, yakni antara tahun 2009 hingga 2017 dan telah mencapai posisi terdepan secara global pada periode yang sama dengan mencapai tingkat penilaian tinggi yang melampaui banyak negara maju.

Dia menunjukkan bahwa Qatar berada di peringkat kedua dalam daftar 24 negara teraman di dunia, menurut laporan tahunan yang dikeluarkan oleh organisasi Swiss Golden Visa pada tahun 2016, yang mengungkapkan apresiasi kementerian untuk kinerja pejabat dan komponen masyarakat sipil di negara tersebut. bidang keamanan

Al-Muhannadi menambahkan bahwa Kementerian Perencanaan Pembangunan dan Statistik bekerja dalam koordinasi dengan sumber data untuk membakukan konsep dan terminologi data statistik kejahatan antara pihak-pihak yang berkepentingan sehingga masing-masing istilah didefinisikan oleh klien mereka. Demikian seperti dimuat Gulf News. [mel]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya