Berita

Nusantara

PAM Jaya Pastikan Air Bersih Mengalir Ke Rusunawa Pesakih Daan Mogot

SELASA, 28 NOVEMBER 2017 | 02:26 WIB | LAPORAN:

Menindaklanjuti keluhan penghuni rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) Pesakih di Daan Mogot, Jakarta Barat, Badan Pengawas PAM Jaya langsung mengecek kondisi air bersih di rusunawa yang dibangun sejak tahun 2014 ini.

Rombongan Badan Pengawas PAM Jaya yang dipimpin langsung Ketua Badan Pengawas PAM Jaya, Haryo Tienmar, mengecek kondisi instalasi air bersih yang berada di zona tiga atau tower tiga Rusanawa Pesakih Daan Mogot.

“Kunjungan kami kesini untuk mengecek bagaimana kondisi air disini. Sebab, kami mendapat laporan hari Jumat kemarin, di zona tiga, air pamnya kurang bagus. Memang air disini selalu menjadi masalah. Karena itu kami hadir disini untuk melihat dan mencari cara untuk mengatasinya,” kata Haryo disela-sela kunjungannya ke Rusunawa Pesakih Daan Mogot, Jakarta Barat, Senin (27/8).


Dari hasil pengecekan tersebut, ternyata air tanah yang menjadi air baku untuk pengolahan air bersih di kawasan tersebut, memang tidak layak dipakai dan dikonsumsi lagi. Untuk itu, PAM Jaya memutuskan akan mengalirkan air bersih yang berada di zona satu dan zona dua di rusunawa tersebut.

“Jadi permasalahannya, air baku di zona tiga ini selalu buruk. Sehingga ketika air yang sudah diproses hasilnya kurang bagu. Cara mengatasinya kami akan ambil air bersih dari zona dua dan satu. Karena kapasitasnya masih mencukupi,” ujarnya.

Untuk itu, instalansi pengolahan air bersih di zona tiga akan ditutup permanen. Lalu, PAM Jaya akan membangun pipa interkoneksi dari zona dua ke zona tiga. Pipa ini digunakan untuk mendistribusikan air bersih dari zona dua ke zona tiga.

“Tadi sudah lihat kan, pipa interkoneksinya lagi dikerjakan untuk mengalirkan air bersih dari zona dua ke zona tiga. Jadi masalah air bersih di rusunawa Pesakih sudah teratasi mulai hari ini,” jelasnya.

Diungkapkannya, kapasitas air bersih yang dihasilkan instalansi pengolahan air bersih di zona satu mencapai 220 kubik per hari untuk 180 unit hunian dan 240 kubik untuk 180 unit hunian di zona dua. Sedangkan di zona tiga terdapat 120 unit.

“Jadi masih kapasitas air yang dihasilkan bisa mencukupi kebutuhan air bagi penghuni rusunawa ini. Agar masalah air bisa teratasi dengan baik, saya sudah minta pegawai PAM Jaya yang ada disini untuk pro aktif mengecek kualitas, kuantitas dan kontinuitas air bersih disini. Jangan sampai masuk koran atau televisi baru ditindaklanjuti,” tegasnya.

Seperti diketahui, penghuni Rusunawa Pesakih Daan Mogot, Jakarta Barat, mengeluhkan kondisi air yang tak layak dikonsumsi. Air yang mengalir dari pipa perusahaan daerah air minum (PDAM) berwarna kuning.

Selama tiga tahun menempati rusun, warga delapan blok di sana hanya menggunakan air PDAM untuk mandi dan mencuci. Kondisi air yang berwarna kuning tidak berani dipakai warga untuk memasak. [san]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya