Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Waduh, Ini Pemahaman Haji Lulung Tentang Revolusi Putih

SENIN, 27 NOVEMBER 2017 | 14:49 WIB | LAPORAN:

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana alias Haji Lulung nampaknya tak paham dengan maksud dari program Revolusi Putih.

Revolusi Putih seperti diketahui adalah pembagian susu dan telur secara gratis yang digagas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada kampanye Pilpres 2014 lalu.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini justru mengira Revolusi Putih sebagai program bersih-bersih pemerintahan dari praktek-praktek kotor.


"Jadi prosesnya kan hari ini. Revolusi putih kan prosesnya hari ini. Kita bersih-bersih. Kemudian transparan. Ya semua mengajak membangun kesadaran apa tentang masalah pembangunan," kata Lulung di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (27/11).

Hal itu diungkapkan Lulung menganggapi pertanyaan wartawan perlu tidaknya Revolusi Putih itu menjadi program Pemda DKI. Di mana, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan sudah menyambut baik program yang digalakkan oleh Relawan Anies-Sandi itu.

Menurut Anies, program Revolusi Putih tak hanya mampu meningkatkan pertumbuhan fisik, tapi juga bisa membangun kemampuan intelektual dan karakter.

"Tadi saya udah ngomong tuh pembangunannya salah satunya ya tentang pembangunan soal agama. Kan saya sering ngomong. Bahwa sangat penting menciptakan atau memelihara kerukunan umat beragama. Karena memelihara kerukunan umat beragama adalah cermin kebangsaan yang menghargai perbedaan dan kemajemukan bangsa Indonesia. Hafal tuh dari tahun 2000," urai Lulung lebih lanjut.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya