Berita

Ma'ruf Cahyono/Humas MPR

Pelatihan Untuk Pelatih Empat Pilar MPR Ditutup

SENIN, 27 NOVEMBER 2017 | 07:16 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Pelatihan untuk pelatih (training of trainers) Empat Pilar MPR kepada kalangan perguruan tinggi negeri dan swasta se-Surakarta resmi ditutup di Hotel Paragon, Solo, Minggu malam (26/11).

Pelatihan untuk pelatih Empat Pilar MPR ini sudah berlangsung sejak Kamis (23/11) lalu diikuti sebanyak 100 staf pengajar dari perguruan tinggi di Solo dan sekitarnya.

"Karena masyarakat sangat luas dan jangkauan juga luas, maka kita memerlukan narasumber yang banyak. Pelatihan untuk pelatih ini bertujuan menghasilkan narasumber yang diharapkan bisa menyampaikan Sosialisasi Empat Pilar MPR kepada seluruh masyarakat di seluruh wilayah Tanah Air,” kata Sekretaris Jenderal MPR, Ma’ruf Cahyono.


Dengan pelatihan ini, Ma’ruf berharap Sosialisasi Empat Pilar MPR akan semakin cepat sampai kepada masyarakat baik materi sosialisasinya maupun jangkauannya.

"Para peserta bisa menyampaikan nilai dan norma kepada seluruh segmen masyarakat, termasuk LSM, kelompok tani, nelayan dan lain-lain," ujarnya.

Ma’ruf menambahkan, kegiatan pelatihan ini sudah dilakukan MPR sejak lama. Pesertanya tidak hanya akademisi namun sudah menyentuh kalangan pesantren, widyaiswara badan Diklat seluruh provinsi, para penyelenggara negara.

"Artinya, narasumber yang ada di lingkungan-lingkungan itu bisa menyampaikan materi Empat Pilar MPR di lingkungannya masing-masing. Inilah cara MPR melaksanakan amanat UU dalam memasyarakatkan Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika agar lebih cepat sampai ke masyarakat. Mudah-mudahan narasumber yang sudah banyak di berbagai lingkungan bisa dimanfaatkan secara maksimal baik di daerah maupun pusat dan di organisasi kemasyarakatan," pintanya.

Menurut Ma’ruf, metode pelatihan ini akan terus menerus diperbaiki. Selain dalam bentuk penyampaian secara umum dari anggota MPR, dalam pelatihan ini juga ada diskusi-diskusi kelompok untuk mendalami substansi materi  Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

"Peserta pelatihan yang sudah lulus agar memberikan peran maksimal dalam pelaksanaan sosialisasi dan peningkatan kualitasnya, sehingga materi yang disampaikan kepada masyarakat akan memunculkan kesadaran dan bisa mengubah perilaku masyarakat itu sendiri," katanya.  

Di depan para peserta, Ma’ruf Cahyono mengatakan bahwa pelatihan ini melahirkan semangat bersama bahwa merawat dan menjaga Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan cita-cita bersama. Para dosen akan menghadapi masyarakat yang sangat variatif mulai dari mereka yang awam politik sampai politisi.

"Silakan dengan kreativitas masing-masing dosen sampaikan kepada masyarakat dengan bahasa yang mudah, tidak membingungkan tetapi mendapatkan setidaknya tiga aspek, yaitu kognisi, afeksi, implementasi," tutupnya.

Penutupan pelatihan untuk pelatih ini dihadiri Kepala Biro Persidangan dan Sosialisasi Setjen MPR Tugiyana, SIP, dan Kepala Biro Keuangan Maifrizal, dan perwakilan dari Universitas Sebelas Maret (UNS).[wid]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

Ketika Seekor Ayam Lebih Berharga dari Nyawa Seorang Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 00:21

Disoal Kader, Pergantian Pengurus AMPI Langgar Aturan Organisasi?

Senin, 27 Juli 2026 | 00:20

Inilah Skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Senin, 27 Juli 2026 | 00:00

Program Pembangunan Prabowo Memperhatikan Aspek Keberlanjutan

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:29

Gaza for Israel Jika Kita Tetap Diam

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:20

‘API’ Jaringan Umat

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:01

Pakar Hukum: Tersangka Korupsi Bisa Ditetapkan Meski Belum Diperiksa

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:45

Kaesang Pilih Dapil Neraka Lawan Puan, Kejar Legitimasi atau Sensasi?

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:37

Kapitra Ampera Labeli Febrie Adriansyah Maling Gede

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:14

ICW Dapat Bocoran Timses Prabowo-Gibran Sodok Posisi Gantikan Ketua Ombudsman RI

Minggu, 26 Juli 2026 | 21:50

Selengkapnya