Berita

Hasto Kristiyanto/Net

Politik

PDIP Kutuk Serangan Di Samping Masjid Raudhah Mesir

SENIN, 27 NOVEMBER 2017 | 06:18 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Kejahatan kemanusiaan di belahan bumi manapun tidak bisa didiamkan. Pemerintah Republik Indonesia harus menggalang solidaritas kemanusiaan dan kerjasama internasional untuk memerangi kejahatan kemanusiaan terorisme di samping Masjid Ar-Raudhah, Markaz Bir El-Abd, Kota El-Arish, Sinai Utara, Mesir, yang menewaskan 155 orang.

"PDI Perjuangan sungguh berduka atas terjadinya korban jiwa yang begitu besar akibat serangan kelompok teroris di samping Masjid Ar-Raudhah. Tindakan tersebut sungguh biadab, terlebih dilaksanakan ketika sedang berlangsung ibadah salat Jumat," kata Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin, 27/11).
 
Apapun alasanya, tegas Hasto, menyerang masjid dan tempat ibadah lainnya merupakan kejahatan yang sangat serius dan tidak terampuni. Tempat ibadah harus menjadi zona netral manakala terjadi konflik, dan harus menjadi pusat perlindungan kemanusiaan yang seharusnya terlarang untuk terjadinya kejahatan apapun.


Dunia, sambung Hasto, harus benar-benar berjuang untuk mewujudkan perdamaian yang kekal dan abadi dengan menghormati kedaulatan setiap negara, mewujudkan bekerjanya keadilan dan tatanan dunia baru yang aman dan damai. Dan sudah saatnya berbagai ketidakadilan yang terjadi saat ini, termasuk apa yang terjadi di Palestina harus diakhiri.

"PDI Perjuangan mendukung sikap pemerintah untuk terus berjuang memberikan dukungan penuh pada Palestina. Demikian halnya perjuangan mewujudkan keamanan dan ketertiban dunia melalui diplomasi damai," tegas Hasto.

Menurutnya, berbagai persoalan yang terhadi di Irak, Suriah dan berbagai wilayah lainnya yang  berkonflik harus segera diselesaikan melalui campur tangan PBB dengan syarat menghilangkan intervensi asing dalam sebuah negara yang berdaulat, sebab kemerdekaan adalah hak segalah bangsa. Dan dengan politik luar negeri bebas aktif, Indonesia dapat memainkan peran yang semakin penting, termasuk mencegah terjadinya campur tangan asing atas kedaulatan suatu negara.

"PDI Perjuangan meminta pemerintah agar mendesak adanya sidang khusus PBB guna mendorong suatu aksi kongkrit dan terpadu bagi dunia untuk memerangi kejahatan yang mengancam peradaban umat manusia tersebut," demikian Hasto. [rus]

Populer

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

UPDATE

Tokoh Pemuda Papua Soroti Ancaman Provokasi Asing dalam Film Pesta Babi

Kamis, 28 Mei 2026 | 00:10

Geopolitik Tembaga: Peran Indonesia dalam AI Supply Chain

Rabu, 27 Mei 2026 | 23:43

Pakar IPB Ungkap Fakta di Balik Perbedaan Daging Kurban

Rabu, 27 Mei 2026 | 23:17

Athari Gauthi Tebar Sapi Kurban Lewat Jalur Parlemen Daerah

Rabu, 27 Mei 2026 | 22:30

AMPI Gerakkan Solidaritas Pemuda Lewat Penyaluran Kurban Sapi

Rabu, 27 Mei 2026 | 21:46

PTK Pastikan Operasional Maritim Tetap Jalan Selama Libur Iduladha

Rabu, 27 Mei 2026 | 21:37

Menlu Sugiono: Kunjungan Prabowo ke Prancis Penuhi Undangan Macron

Rabu, 27 Mei 2026 | 21:10

Purbaya Samakan Dirinya dengan Nabi Yusuf: Sama-sama Menteri Keuangan

Rabu, 27 Mei 2026 | 21:08

Jokowi Ingin Pamer Kekuatan ke Prabowo

Rabu, 27 Mei 2026 | 20:56

Istana: 1.098 Sapi Kurban Merupakan Bantuan Pemerintah lewat Banpres

Rabu, 27 Mei 2026 | 20:33

Selengkapnya